Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Hutama Karya Garap Dua Proyek di Ibu Kota Negara Baru

Hutama Karya Garap Dua Proyek di Ibu Kota Negara Baru Kredit Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Warta Ekonomi, Jakarta -

Hutama Karya turut andil dalam beberapa proyek pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Perusahaan konstruksi pelat merah itu dipercaya untuk mengerjakan pembangunan pelindung tumbukan kapal (Fender) dan bangunan pelengkap Jembatan Pulau Balang serta pembangunan jalan tol IKN Segmen Karangjoang – KKT Karingau.

“Dalam pembangunan kedua proyek ini, Hutama Karya selaku kontraktor berkomitmen untuk memberikan jaminan mutu pekerjaan konstruksi dan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan di lapangan dimana ditargetkan rampung pada Juli 2024,” ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo di Jakarta, kemarin.

Tjahjo mengungkapkan untuk kontrak proyek Pembangunan Pelindung Tumbukan Kapal (Fender) dan Bangunan Pelengkap Jembatan Pulau Balang senilai Rp291 miliar itu telah ditandatangani pada Agustus lalu.

Scope pekerjaan Hutama Karya dalam proyek ini adalah pengerjaan Fender Dolphin sebanyak 4 unit, Armor Blok Beton 6.627 buah, pekerjaan aspal dan pemasangan Siar Muai Jembatan serta pembangunan bangunan pelengkap,” terang Tjahjo.

Kemudian untuk proyek jalan tol IKN Segmen Karangjoang – KKT Kariangau senilai Rp 3,3 triliun telah dilakukan penandatanganan kontrak pada pada September lalu. Pada pengerjaan proyek tol ini, Hutama Karya melakukan pekerjaan pembangunan jalan tol sepanjang 9,965 km dan pembangunan jembatan baru yang melewati sungai dan rawa sepanjang 3,435 km.

Konstruksi Jalan Tol IKN Segmen Karangjoang – KKT Karingau rencananya akan menggunakan sejumlah teknologi digital konstruksi seperti (MM-GPS) untuk aplikasi 3D Paver, Intelligent Compactor untuk monitoring pemadatan secara digital, fotogrametri untuk monitoring progres secara 3D, Building Information Modelling untuk pemodelan 3D dan Class Detection serta penggunaan GNSS yang bertujuan untuk surveying berbasis GPS.

“Pembangunan tol IKN dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi wilayah IKN dan dapat mendorong kegiatan ekonomi melalui investasi infrastruktur,” tambah Tjahjo.

Dengan adanya pembangunan proyek di IKN perusahaan berharap setelah rampung nanti dapat memberikan kemudahan akses transportasi, pariwisata, meningkatkan perekonomian daerah serta membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan lapangan pekerjaan.

Baca Juga: Mahendra Terjunkan Tim untuk Kaji Pola SMA/SMK Bali Mandara

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Bagikan Artikel: