Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kemenkominfo Gelar Literasi Digital Mahasiswa Generasi Z: Produktif Menggunakan Media Sosial Secara Etis dan Bermoral

Kemenkominfo Gelar Literasi Digital Mahasiswa Generasi Z: Produktif Menggunakan Media Sosial Secara Etis dan Bermoral Kredit Foto: WE
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) bersama dengan Politeknik Negeri Jember (POLIJE) menyelenggarakan Literasi Digital bagi mahasiswa Generasi Z di Lingkungan Perguruan Tinggi Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 secara hybrid pada Senin, di Aula Soetrisno Widjaja (10/4/2023) Politeknik Negeri Jember yang dihadiri oleh sekitar 800 peserta secara luring dan daring.

Kegiatan serupa juga berlangsung di tiga kampus POLIJE lainnya yaitu POLIJE Kampus 2 Bondowoso, POLIJE Kampus 3 Nganjuk, dan POLIJE Kampus 4 Sidoarjo dengan total target sebanyak 4000 peserta. 

Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas literasi digital mahasiswa generasi z agar mampu menggunakan media sosial secara positif, produktif, dan bermanfaat dengan mengedepankan etika dan moral.

Pasalnya, berdasar survei Indeks Literasi Digital Nasional yang dilakukan oleh Kemenkominfo dan Katadata Insight Center (KIC) pada tahun 2022 lalu, menunjukkan bahwa kapasitas Literasi Digital masyarakat Indonesia dinilai sebesar 3.54 dari 5.00. Berdasarkan hal tersebut, tingkat literasi digital di Indonesia masih berada dalam kategori “sedang”.

Kemenkominfo berkolaborasi dengan sejumlah komunitas dan kelompok masyarakat untuk meliterasi masyarakat tentang materi yang didasarkan pada 4 pilar utama literasi digital, yaitu kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital.

Wakil Direktur 3 Politeknik Negeri Jember Wahyu Kurnia Dewanto, menyampaikan bahwa Literasi digital merupakan kecakapan yang perlu dimiliki seluruh masyarakat dalam menghadapi arus informasi yang semakin deras. "Kecakapan digital sangat penting untuk kita dalam mencari dan menemukan informasi yang tepat," tegasnya.

Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo RI, Bonifasius Wahyu Pudjianto, dalam sambutan sekaligus pembukaan acara menjelaskan bahwa transformasi digital telah mengubah setiap aspek kehidupan masyarakat. Pemerintah bertanggung jawab untuk memfasilitasi adaptasi tersebut salah satunya dengan program literasi digital. "Literasi digital merupakan kecakapan yang perlu dimiliki seluruh masyarakat. Kecakapan ini diharapkan dapat menghantar masyarakat menjadi masyarakat yang beretika, berbudaya, aman dan tentram dalam memanfaatkan teknologi informasi," jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital mahasiswa dalam menghadapi arus informasi yang semakin kompleks. "Mahasiswa ditantang untuk memahami ilmu pengetahuan dan membangun usaha bisnis. Targetnya, ketika anda lulus bukan hanya mencari kerja tetapi juga menciptakan lapangan kerja," ujar Bonifasius.

Baca Juga: Pemkot Denpasar Usulkan 4.602 Formasi PPPK, Terbanyak Tenaga Teknis

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Sufri Yuliardi
Editor: Sufri Yuliardi

Advertisement

Bagikan Artikel: