Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Catat Kenaikan Penjualan hingga 97%, MARHEN.J Konsisten Hadirkan Tas Berbahan Ramah Lingkungan

Catat Kenaikan Penjualan hingga 97%, MARHEN.J Konsisten Hadirkan Tas Berbahan Ramah Lingkungan Kredit Foto: Marhen.J
Warta Ekonomi, Jakarta -

Permasalahan krisis iklim yang terjadi saat ini ternyata menyita perhatian Gen Z. Berdasarkan hasil survey Indonesia Gen Z Report yang dikeluarkan oleh IDN Research Institute tahun 2022 lalu, tercatat 70 persen Gen Z saat ini merasa bertanggung jawab terhadap krisis iklim. 

Lebih jauh, 66 persen Gen Z bahkan bersedia untuk mengeluarkan dana lebih besar untuk membeli produk-produk yang lebih berkelanjutan.

Sejalan dengan hal tersebut, brand tas eco-friendly asal Korea, MARHEN.J, yang secara konsisten menghadirkan koleksi-koleksi tas berbahan ramah lingkungan, merilis beberapa produk baru di bulan Juli sekaligus merayakan peluncuran produknya bersama  aktor, penyanyi, dan muse MARHEN.J, Seorina. Peluncuran ini juga merupakan bagian rangkaian acara MARHEN.J Land, yang digelar oleh e-retailerbeauty, fashion, dan lifestyle Korea, iStyle.id sebagai distributor resmi MARHEN.J di Indonesia.

“Kesadaran akan lingkungan telah menjadi isu yang memantik perhatian dari banyak pihak, termasuk pegiat fashion. Sebagai salah satu e-retailerfashion produk-produk populer asal Korea, kami bangga untuk menghadirkan produk tas berkualitas dan ramah lingkungan dari MARHEN.J yang telah dikenal luas dan disukai masyarakat Indonesia,” kata CEO iStyle.id, Steven Calvin Victory. 

Peluncuran produk baru MARHEN.J ini juga mewakili bahan-bahan spesial yang digunakan MARHEN.J, yaitu apple leather, recycled nylon, dan waterproof canvas. Beberapa tas baru dari MARHEN.J ini antara lain “MARHEN.J Mellow”, tas dengan bentuk menyerupai ice cube ini dilengkapi dengan long strap yang mudah disesuaikan. Bahan utama apple leather pun membuatnya terasa lebih ringan dibandingkan bahan kulit hewani. Selain itu, koleksi recycled nylon pun diwakili oleh  “MARHEN.J Popcorn” yang tersedia dalam dua ukuran, yaitu Popcorn Mambo untuk ukuran large dan Popcorn Swing untuk ukuran medium. Pemilihan nama ‘popcorn’ pun terinspirasi dari berondong jagung (popcorn) yang dikenal sebagai cemilan favorit saat menonton film. Ada pula “MARHEN.J Rico Mini Comfort” yang dilengkapi dengan multi-compartment untuk mampu menyimpan berbagai barang, mulai dari tumbler, payung, dompet, hingga mobile phone.

Selain meluncurkan produk eksklusif, MARHEN.J juga meluncurkan tiga produk unggulan lainnya dalam kesempatan yang sama. Yang pertama, yaitu MARHEN.J Robin berbahan canvas dan apple leather yang dibuat khusus untuk MARHEN.J Indonesia, MARHEN.J Logan dengan model backpack unisex yang dilengkapi dengan ruang dan compartment yang luas, dan MARHEN.J Maro Mini yang hadir dengan tampilan tas puffy yang lembut dan tali panjang yang mudah disesuaikan.

Di Indonesia sendiri, potensi untuk produk tas dengan bahan dasar ramah lingkungan ini terbukti menjanjikan. Hingga paruh pertama tahun 2023 ini, gross merchandise value MARHEN.J mengalami kenaikan sebesar 97 persen dibandingkan tahun 2022 lalu. Kenaikan signifikan ini juga didukung dengan bertambahnya offline store sebagai salah satu channel distribusi. Hingga kini, MARHEN.J telah memiliki 11 offline stores yang tersebar di enam kota di Indonesia.

Dari segi promosi, MARHEN.J juga cermat mengamati tren dan ketertarikan para penggunanya. Indonesia yang dikenal sebagai salah satu negara dengan basis penggemar Korean wave pun mengambil inspirasi gaya dari seorang figur selebriti Korea, Seorina, untuk memberikan nilai tambah dan emotional attachment akan produk MARHEN.J.

“Sebagai distributor resmi MARHEN.J di Indonesia, iStyle.id menyadari besarnya animo masyarakat akan produk-produk MARHEN.J. Hal inilah yang mendorong kami untuk terus menghadirkan produk-produk terbaru dengan bahan dan kualitas terbaik, sekaligus memberikan pengalaman berkesan kepada setiap pengguna,” tutup Steven.

Baca Juga: Untuk B100, Pengusaha Sawit: Minimal Butuh Pasokan CPO 36 Juta Ton Per Tahun

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitriyani
Editor: Annisa Nurfitriyani

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: