Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jutaan Lembar Saham Bumi Serpong Damai Diborong Paraga Artamida, Berapa Nilainya?

Warta Ekonomi, Jakarta -

Kabar perubahan kepemilikan saham kembali datang dari PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). Kali ini, penyebab perubahan tersebut adalah adanya aktivitas pembelian sejumlah saham yang dilakukan oleh perusahaan pengendali Bumi Serpong Damai, yakni PT Paraga Artamida. 

Sekretaris Perusahaan, Ricardo Arif Dharmawan, menyatakan bahwa perusahaan tersebut membeli 11.783.500 lembar saham Bumi Serpong Damai dengan harga Rp1.045 per unit. Dengan demikian, apabila dihitung, perusahaan yang bergerak di bidang properti itu menerima dana sebesar Rp12,31 miliar dari aktivitas tersebut. 

Baca Juga: Tambah Kepemilikan, Komisaris Phapros Ini Angkut 37,8 Ribu Lembar Saham Perusahaan

“Transaksi pembelian saham yang dilakukan oleh PT Paraga Artamida bertujuan untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung,” imbuh Ricardo dalam keterbukaan informasi, Senin, 18 September 2023.

Sebelum melakukan pembelian, PT Paraga Artamida dilaporkan bertanggung jawab atas 8.317.639.364 lembar saham Bumi Serpong Damai atau setara dengan 39,29% total saham secara keseluruhan. Kendati demikian, setelah transaksi dirampungkan, jumlah saham yang dimiliki tentu melompat menjadi 8.329.422.864 unit atau setara dengan 39,34%.

Baca Juga: Alkindo Naratama Siap Alihkan 23,99 Juta Lembar Saham Treasuri Seharga Rp685 per Lembar, Simak Infonya!

Sebagai catatan, sepanjang enam bulan pertama tahun 2023, Bumi Serpong Damai berhasil mengantongi laba sebesar Rp1,2 triliun alias melejit 159,01% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Nominal tersebut sejalan dengan meroketnya pendapatan perusahaan hingga 30,32% menjadi Rp4,99 triliun.

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Waspadai Jeratan Investasi dan Pinjol Ilegal, Begini Ciri-cirinya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yohanna Valerie Immanuella
Editor: Yohanna Valerie Immanuella

Advertisement

Bagikan Artikel: