Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Momentum Tiba, Menko Airlangga Dorong Kerja Sama Critical Minerals di IPEF

Momentum Tiba, Menko Airlangga Dorong Kerja Sama Critical Minerals di IPEF Kredit Foto: Alfida Rizky Febrianna
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Indonesia turut mendorong penyelesaian perundingan Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) untuk meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan ekonomi nasional dan kawasan Indo-Pasifik. 

Hal tersebut dia sampaikan saat mewakili Pemerintah Indonesia dalam Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IPEF yang membahas perkembangan berbagai klaster perundingan di Pilar I, yakni perdagangan, serta merencanakan agenda di tahun 2024. 

Baca Juga: Temui Airlangga, Pengusaha Jerman Mau Bantu RI Atasi Karhutla dan El Nino

Perihal agenda IPEF tahun 2024, Ambassador USTR Katherine Tai menyampaikan harapan agar perundingan ke depan dapat fokus untuk menyelesaikan sejumlah klaster yang tersisa dan melakukan implementasi aktivitas kerjasama lainnya. 

Menanggapi itu, Airlangga menyampaikan apresiasinya atas kemajuan dan fleksibilitas dari semua negara mitra IPEF dalam perundingan selama ini. “Bantuan teknis dan kerja sama ekonomi sangat penting dalam mewujudkan implementasi komitmen standar tinggi yang diinginkan IPEF,” ujar Airlangga, dikutip Jumat (6/10/2023).

Mencatat berbagai kemajuan signifikan dalam berbagai klaster IPEF, Indonesia menekankan fleksibilitas dalam perundingan dan perwujudan manfaat nyata dari Pilar I. 

Airlangga lalu menekankan pentingnya dialog dalam perwujudan kerjasama Critical Minerals, dan berharap hal ini dapat dibicarakan pada perundingan putaran ke-6 IPEF di Kuala Lumpur, Malaysia.

Secara umum, negara partisipan IPEF mendukung penyelesaian beberapa klaster pada bulan November 2023. Selama ini negara anggota IPEF menyatakan dukungan terhadap proyek technical assistance, investor forum, skill upscalling, networking dan capacity building sebagai bentuk manfaat nyata yang dapat diraih bersama secara cepat.

Menutup pertemuan itu, Ambassador Katherine Tai menyampaikan apresiasinya kepada Indonesia, Australia, Singapura, Korea Selatan, Thailand, dan Malaysia yang telah bersedia menjadi tuan rumah perundingan IPEF. 

Amerika Serikat berharap agar dalam putaran perundingan IPEF selanjutnya di Kuala Lumpur, semua negara mitra IPEF dapat mengambil langkah yang konstruktif dan pragmatis, guna mengakomodir semua kepentingan yang ada.

Baca Juga: Jerman Ajak Kerja Sama Teknologi hingga Logistik, Airlangga Siap Kirim Insinyur Muda RI

Sebagai informasi, Perundingan IPEF ke-6 di Kuala Lumpur akan berlangsung pada pertengahan bulan ini. Sementara itu, putaran perundingan selanjutnya dan PTM IPEF berikutnya kemungkinan akan digelar pada bulan November 2023.

Baca Juga: Pemprov Bali Gelar Pasar Murah Jelang Hari Raya, Upaya Atasi Efek Psikologis Masyarakat

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Alfida Rizky Febrianna
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: