Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Anies Baswedan: Kepuasan Itu Tergantung Ekspektasi

Anies Baswedan: Kepuasan Itu Tergantung Ekspektasi Kredit Foto: Antara/Uyu Septiyati Liman
Warta Ekonomi, Jakarta -

Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1, Anies Baswedan menilai bahwa tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan ditentukan oleh ekspetasi masyarakat.

Dia menilai, semakin rendah ekspektasi masyarakat pada kinerja pemerintahan, akan semakin mudah tingkat kepuasan didapatkan. Oleh karenanya, Anies menilai perlunya pengecekan kembali ekspektasi masyarakat terhadap tingkat kepuasan pemerintah.

Baca Juga: Rahasia Mengatur Jakarta, Anies Baswedan: Hasil Kerja Pihak Tak Terlihat

"Rakyat itu di cek kepuasannya. Kepuasan itu tergantung pada kinerja? Tidak. Kepuasan itu tergantung ekspektasi. Kalau ekspektasinya rendah, kepuasan itu mudah. Kalau ekspektasinya tinggi, kepuasan itu sulit," kata Anies dalam acara yang digelar PWI Pusat di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Jum'at (1/12/2023).

Anies menilai banyak masyarakat yang memiliki ekspektasi rendah. Dia sendiri memberikan contoh pada kinerja pemerintah pada sektor pendidikan.

"Nah kalau ekspektasinya rendah, maka kalau ditanya puas tidak? Puas. 'Sekolah sampai apa?' 'SMP'. 'Syukur lah, dulu bapak nggak sekolah'. Nah itu repot. Ekspektasinya rendah, jadi SMP sudah puas," jelasnya.

Di sisi pendidikan, Anies Baswedan mengaku memiliki neraca pendidikan per provinsi, kabupaten, hingga kota. Dalam neracanya, Anies mengaku ada ketimpangan alokasi antar wilayah.

"Kabupaten yang alokasi per siswa per tahun 80 ribu, ketemu kabupaten tentangnya, kota, yang alokasi per siswa per tahun 250 ribu, kemudian ketemu kota yang alokasinya 500 ribu, lalu ketemu kota yang alokasinya 5 juta rupiah itu Jakarta," tuturnya.

Baca Juga: Cuma Merusak, Anies Baswedan Klaim Tak Pernah pakai Buzzer

"Bagaimana kita bisa membangun? Nah ini semua tersembunyi di bawah permukaan layar. Bagaimana kita bisa mengubah jika ini tidak bisa di address. Kewenangan diberikan, fiskal power di berikan, tapi tidak ada guaideline capaian, di serahkan kepada rakyat," pungkasnya.

Baca Juga: Satgas Pangan Pantau Stok-Harga Sembako di Pasar Kreneng Denpasar

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Andi Hidayat
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: