Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Peningkatan TKDN dan Produksi Migas Jadi Fokus Forkapnas III

Peningkatan TKDN dan Produksi Migas Jadi Fokus Forkapnas III Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Koordinator Komite Tim Kerja Forum Kapnas III Tahun 2023 Fery Sarjana mengatakan, forum tahun ini difokuskan untuk mendorong peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negero (TKDN) sektor hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas). 

"Dalam ketentuan SKK Migas, ada kewajiban TKDN dimana setiap pengadaan harus melalui persetujuan SKK Migas untuk berapa target komitmen pengadaannya," ujat Ferrysaat ditemui di Jakarta, Rabu (6/12/2023). 

Ferry mengatakan, pelaksanaan dari sisi pengadaan barang dengan TKDN sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah terus didorong oleh pemerintah. 

Baca Juga: Forkapnas Dorong Hulu Migas Hidupkan Industri Lain

Adapun upaya peningkatan TKDN dilakukan salah satunya melalui Pojok Coaching Clinic. Melalui skema ini, para perusahaan vendor dalam negeri dapat melakukan pendaftaran keikutsertaan dalam proyek hulu migas yang tersebar diseluruh Indonesia.

"Vendor dimudahkan dengan bisa melakukan pendaftaran dilokasi saja tapi bisa mengikuti semua pengadaan (tender) yang ada," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Forum Kapasitas Nasional Erwin Suryadi mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan dalam Forum Kapnas dari tahun ke tahun yakni meningatkan pengetahuan dari KKKS mengenai kesiapan dan kemampuan industri penunjang dalam negeri.

"Dengan menjembatani, KKKS dan pabrikan saling mengetahui kebutuhan. Itu justru mempercepat proses, ini memotong waktu dari sisi proses tender," ujar Erwin. 

Lanjutnya, dengan adanya pertemuan bisnis antara KKKS dengan perusahaan pabrikan dalam negeri, maka ada kemudahan dalam proses pengadaan ke depannya. 

Menurutnya, jika ada komponen yang dibutuhkan oleh KKKS dan dapat diproduksi di dalam negeri maka penyediaannya akan didorong untuk dapat dilakukan dari dalam negeri. 

Baca Juga: SKK Migas Beberkan Cara Industri Migas Kurangi Emisi Karbon

Sementara itu, dengan KKKS telah mengetahui komponen mana saja yang belum bisa dipenuhi dari dalam negeri, maka penyediaan dari luar negeri atau impor bisa segera dilakukan.

Erwin menjelaskan, salah satu pendorong lahirnya Forum Kapnas yakni adanya target produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas bumi 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD).

"Aktivitas hulu migas terus meningkat sampai 2030, tetapi kalau akhirnya belanja lebih banyak keluar negeri yang rugi sendiri. Itu mengapa SKK Migas mendorong supaya TKDN bisa meningkat melalui Forum Kapnas ini," ungkapnya

Baca Juga: Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Kabupaten/Kota di Bali Dimulai Hari Ini

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Djati Waluyo
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: