Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Forkapnas Dorong Hulu Migas Hidupkan Industri Lain

Forkapnas Dorong Hulu Migas Hidupkan Industri Lain Kredit Foto: Djati Waluyo
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Panitia Forum Kapasitas Nasional (Forkapnas) Erwin Suryadi mengatakan, penyelenggaraan forum dilaksanakan untuk mampu mendorong pemain industri hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas) mampu mengerek peningkatan industri lain di sekitarnya. 

"Harapan dari industri hulu migas, itu harus bisa menumbuhkan industri lain," ujar Erwin saat ditemui di Jakarta, Rabu (6/12/2023). 

Erwin mengatakan, berbicara industri hulu migas bukan selalu mengenai badan usahanya karena jika ditujukan kearah sama maka sudah dapat dipastikan bahwa orientasi yang dituju adalah keuntungan. 

Maka dari itu, ia menilai bahwa jika berbicara industri hulu migas seharusnya mendorong industri lainya bisa berkembang seiring sejalan. 

Baca Juga: SKK Migas Setujui Wacana Steamflood Lapangan Rantaubais Tahap-1

"Kalau kita bicara industri hulu migas seharusnya mendorong industri lainya bisa berkembang seiring sejalan dengan bertumbuhnya berkembangnya industri hulu migas itu," ujarnya. 

Sebelumnya, Erwin Suryadi mengungkapkan, total nilai kontrak antar perusahaan dalam negeri yang ditandatangani di forum ini mencapai Rp20,2 triliun. 

"Ini menunjukkan kontribusi signifikan industri hulu migas sebagai pendorong roda perekonomian nasional,” ujarnya.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2021, Forum Kapnas memang dirancang untuk memperkuat kapabilitas industri hulu migas dalam negeri. 

Upaya ini melibatkan perusahaan operator, pabrikan, penyedia barang dan jasa (vendor), UMKM, serta industri kreatif sebagai pendukungnya.

Baca Juga: SKK Migas Beberkan Cara Industri Migas Kurangi Emisi Karbon

"Dalam tahun ketiga ini, pengembangan kapasitas diperluas dengan melibatkan lebih banyak pihak, seperti akademisi, pemerintah daerah, lembaga pendidikan vokasi, dan lembaga sertifikasi," ungkapnya. 

Dalam hal tenaga kerja, penggunaan tenaga kerja asing dalam industri ini terus menurun dalam tiga tahun terakhir. Hal ini menandakan peningkatan kapasitas para pekerja di hulu migas dari tahun ke tahun

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Waspadai Jeratan Investasi dan Pinjol Ilegal, Begini Ciri-cirinya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Djati Waluyo
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: