Kredit Foto: Ist
Bagaimana BYD bisa mengubah persepsi bahwa merek otomotif dari China kualitasnya kacangan dan brand nomor dua?
Reviewer mobil listrik terkenal dari Singapura, Daren Yoong menyebut bahwa popularitas BYD terdongkrak seiring pengakuan yang semakin diakui terhadap merek-merek China pada umumnya.
Dikutip dari CNA, Secara keseluruhan hal ini juga turut membantu melambungkan popularitas BYD hingga saat ini. Masa-masa di mana "buatan China" dianggap sebagai pilihan kedua sudah lama berlalu.
"Nilai merek ini tidak dibangun dalam semalam. iPhone Anda, drone DJI Anda, MacBook Anda, semuanya dibuat di China, dan buatan China mulai diakui sebagai kualitas seiring waktu," kata Yoong.
"BYD telah melakukan pekerjaan yang baik dalam melewati rintangan yang sangat sulit untuk mendapatkan pengakuan merek, dan juga kepercayaan,” tambahnya.
Sebuah studi tahun ini oleh perusahaan intelijen media Carma menunjukkan bahwa di antara pemilik mobil Singapura, 80 persen mempercayai merek mobil China yang mencakup mobil listrik dan mobil bermesin pembakaran internal.
Senada dengan Yoong, pakar branding dari National University of Singapore, Lawrence Loh menyebut kalau strategi pemasaran BYD juga sukses, kata Profesor Loh ia mencatat proliferasi showroom dan dealer-nya di Singapura.
"Mereka berlokasi tepat di tengah distrik keuangan, Anda pergi ke Suntec City, ada dealer di sana,” katanya. “Banyak distributor dan dealer berada di dekat tempat kerja, beberapa di daerah perumahan, Anda dapat melihat strategi mereka adalah (membuat) pembelian menjadi mudah.”
"Anda tidak pergi ke BYD, BYD yang datang kepada Anda,” tambahnya.
Merek ini telah menjadi sangat menonjol selama bertahun-tahun. Bus umum listrik BYD juga telah mulai beroperasi di jalanan Singapura.
Baca Juga: Tesla’s Battery Bet Is Unraveling
Awal tahun ini, perusahaan teknologi lokal Grab mengumumkan rencana untuk memperluas armada kendaraan listriknya hingga 50.000 kendaraan BYD di seluruh Asia Tenggara.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement