- Home
- /
- EkBis
- /
- Infrastruktur
Danantara Bersama PTPP Bangun Hunian Sementara Pascabanjir Aceh Tamiang
Kredit Foto: PTPP
Danantara berkolaborasi dengan PT PP (Persero) Tbk (PTPP) untuk memperkuat pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang melalui pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak.
Program ini difokuskan pada penyediaan ruang tinggal yang aman dan layak sebagai solusi transisi selama masa pemulihan, setelah upaya pembukaan akses dan perbaikan infrastruktur dasar dilakukan.
Dalam kolaborasi tersebut, Danantara menginisiasi program pemulihan hunian masyarakat, sementara PTPP bertanggung jawab pada pelaksanaan pembangunan secara cepat, terukur, dan sesuai standar keselamatan konstruksi.
Secara keseluruhan, Danantara menargetkan pembangunan 600 unit hunian sementara di wilayah terdampak banjir, dengan PTPP melaksanakan pembangunan tahap awal sebanyak 94 unit.
Baca Juga: Kementerian PU dan PTPP Lanjutkan Tanggap Darurat Ruas Bireuen–Takengon
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan penyediaan hunian sementara menjadi bagian penting dari strategi pemulihan pascabencana yang berkelanjutan.
“Pemulihan tidak berhenti pada perbaikan akses dan infrastruktur. Warga juga membutuhkan tempat tinggal yang aman agar bisa kembali menata aktivitas sehari-hari. Melalui kolaborasi yang diinisiasi Danantara, PTPP mendukung penyediaan hunian sementara ini sebagai ruang transisi sebelum pemulihan jangka menengah dan panjang berjalan,” ujar Joko, Aceh Tamiang, awal Januari 2026.
Sebanyak 94 unit hunian yang dibangun PTPP menggunakan sistem panggung dan dilengkapi fasilitas pendukung. Fasilitas tersebut meliputi MCK, tandon air, mushola, tempat wudhu dan cuci, jalan pedestrian, drainase, serta sistem mechanical, electrical, and plumbing (MEP) kawasan. Seluruh fasilitas dirancang agar kawasan hunian dapat langsung digunakan dan memenuhi kebutuhan dasar penghuninya.
Baca Juga: PTPP Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh–Sumut
Hingga awal Januari 2026, sebanyak 30 unit hunian telah selesai dibangun dan digunakan oleh warga terdampak. Sementara itu, 64 unit lainnya ditargetkan rampung secara bertahap hingga 8 Januari 2026. Proses pembangunan dilakukan dengan percepatan pekerjaan untuk merespons kebutuhan mendesak masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir.
Kolaborasi pembangunan hunian sementara ini menjadi bagian dari rangkaian upaya pemulihan pascabencana yang dijalankan Danantara bersama mitra pelaksana di wilayah Aceh dan sekitarnya. Selain penyediaan hunian, program pemulihan juga mencakup perbaikan infrastruktur dan akses pendukung guna menunjang aktivitas masyarakat selama masa transisi.
Seluruh tahapan pelaksanaan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan lapangan. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak banjir.
Joko menambahkan, kolaborasi Danantara dan PTPP diarahkan untuk membantu masyarakat melewati fase pemulihan awal dengan kondisi yang lebih aman dan tertata. Dukungan hunian sementara dinilai menjadi fondasi penting bagi pemulihan kehidupan sosial warga sebelum memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi jangka menengah serta panjang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Advertisement