Kredit Foto: Istihanah
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menegaskan komitmen Danantara dalam pembangunan hunian vertikal di Cikarang, Jawa Barat, dengan rencana menghadirkan 18 tower di atas lahan hibah Lippo Group.
Estimasi investasi dalam proyek ini mencapai Rp14 hingga Rp16 triliun yang menjadi bagian dari pembangunan 140 ribu unit hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Nilai pembangunannya kan rencana dari 12,8 hektare ini, itu kami akan bangun totalnya menjadi 18 tower. Itu perhitungannya kalau jadi dengan 32 lantai, kurang lebih rentangnya antara Rp14 triliun sampai Rp16 triliun,” kata Rosan, dikutip dari ANTARA, Senin (9/3).
Danantara memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan hunian vertikal ini karena proyek tersebut sejalan dengan target Program 3 Juta Rumah dan diyakini mampu menjawab kesenjangan antara permintaan dan ketersediaan perumahan.
Dalam pelaksanaannya, Danantara akan menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta berkolaborasi dengan kontraktor swasta. ‘Kami akan berkolaborasi, dan itulah peran Danantara dalam proyek ini,’ tegasnya.
Baca Juga: Perkuat Mutu, Perhiasan Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Dunia
Rosan menyampaikan hal tersebut saat melakukan peninjauan lokasi di Cikarang, Jawa Barat pada Minggu (8/3/2026) bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.
Setelah peninjauan, Kementerian PKP bersama Danantara Indonesia akan melanjutkan proses pematangan konsep pembangunan, termasuk penyusunan skema pengembangan kawasan hunian, mekanisme penentuan harga, serta perumusan konsep dan kriteria pembelian oleh MBR.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: