Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ketegangan AS–Venezuela Tak Ganggu Kinerja Soechi Lines

Ketegangan AS–Venezuela Tak Ganggu Kinerja Soechi Lines Kredit Foto: Rena Laila Wuri
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Soechi Lines Tbk (SOCI) menyatakan meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela belum berdampak terhadap kinerja keuangan maupun operasional perseroan hingga awal 2026. Emiten pelayaran dan galangan kapal tersebut menilai stabilitas usaha tetap terjaga karena mayoritas armada beroperasi dengan skema kontrak jangka menengah hingga panjang.

Direktur PT Soechi Lines Tbk Paula Marlina mengatakan perseroan belum melihat pengaruh signifikan dari dinamika hubungan kedua negara tersebut terhadap pendapatan maupun tingkat utilisasi armada. 

“Ke depannya terus terang kita juga belum paham dampak secara langsung ke depannya seperti apa. Tapi untuk saat ini belum ada dampak yang signifikan,” kata Paula, dalam paparan publik yang digelar secara virtual, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga: Soechi Lines (SOCI) Dirikan Anak Usaha Baru di Dubai

Menurut Paula, penerapan kontrak time charter pada sebagian besar armada menjadi faktor utama yang menjaga kestabilan arus pendapatan perseroan. Melalui skema tersebut, kapal disewakan dalam jangka waktu tertentu dengan tarif yang telah disepakati, sehingga fluktuasi eksternal tidak langsung memengaruhi pendapatan harian perusahaan.

Selain struktur kontrak, wilayah operasional armada SOCI juga dinilai relatif aman dari paparan konflik global. Paula menjelaskan sebagian besar kapal perseroan beroperasi di rute domestik dan melayani pengangkutan minyak dan gas untuk kebutuhan dalam negeri, khususnya di perairan Indonesia.

“Jadi jalur pelayarannya utamanya sebetulnya intra-island Indonesia, sehingga memang kalau perang Rusia–Ukraine, Venezuela–Amerika, mungkin juga konflik-konflik di negara-negara Timur Tengah yang memang tidak banyak kita lalui, tidak terlalu berdampak terhadap kinerja Soechi Lines,” ujarnya.

Memasuki 2026, perseroan tetap memprioritaskan upaya menjaga tingkat utilisasi armada dan fasilitas galangan kapal. Dari sisi pelayaran, SOCI memastikan pemenuhan kontrak penyewaan kapal agar utilisasi armada tetap optimal. Sementara pada segmen galangan kapal, perseroan berupaya menangkap peluang pasar guna meningkatkan penggunaan fasilitas galangan.

Baca Juga: Perkuat Bisnis Pelayaran, SOCI Bentuk Entitas Anak Baru di Marshall Islands

Beberapa langkah yang dijalankan antara lain menjaga porsi kontrak time charter pada kisaran 80–90% dari total kapasitas deadweight tonnage (DWT) armada, mempertahankan utilisasi rata-rata kapal minimal 80%, serta melakukan dry docking dan perawatan armada secara berkala. Perseroan juga memperluas pasar galangan kapal dan memperkuat manajemen risiko operasional pada armada maupun fasilitas galangan.

Dari sisi kinerja keuangan, sepanjang sembilan bulan pertama 2025, SOCI mencatatkan pendapatan bersih sebesar US$118,0 juta, sedikit menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$120,4 juta. Pendapatan tersebut berasal dari segmen pelayaran sebesar US$102,6 juta dan galangan kapal sebesar US$15,4 juta, dengan utilisasi armada rata-rata mencapai 87%.

Pada periode yang sama, EBITDA perseroan tercatat sebesar US$47,9 juta atau tumbuh 5% dibandingkan September 2024. Capaian tersebut menghasilkan laba bruto sebesar US$31,8 juta dan laba usaha US$23,6 juta. Adapun laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$12,0 juta hingga akhir September 2025.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Uswah Hasanah
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement

Bagikan Artikel: