Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kemenhaj Akan Tingkatkan Jumlah Petugas pada Penyelenggaraan Haji Tahun Ini

Kemenhaj Akan Tingkatkan Jumlah Petugas pada Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Kredit Foto: Antara/Wahyu Putro A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pada penyelenggaran haji tahun in, Kemenhaj akan mengedepankan pelindungan jemaah dengan memperkuat layanan ramah perempuan dan penerapan standar istithaah kesehatan secara ketat.

Ini disampaikan Menhaj Mochamad Irfan Yusuf dalam Media Briefing: Outlook Penyelenggaraan Haji 1447 H/2026 M di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga: Belasan Ribu Tenaga Kerja Terserap dalam Pembangunan KNMP, KKP Sebut Akan Terus Bertambah

“Penyelenggaraan haji tahun ini kami arahkan lebih humanis. Jumlah petugas akan kami perbanyak, termasuk pembimbing perempuan, karena mayoritas Jemaah Haji Indonesia adalah perempuan,” ujarnya, dikutip dari siaran pers Kemenhaj, Jumat (9/1).

Ia juga menyampaikan bahwa biaya layanan Armuzna pada musim haji tahun ini mengalami penurunan. “Biaya Armuzna turun dari sekitar SAR 2.300 menjadi SAR 2.100 per jemaah. Penurunan ini tidak mengurangi kualitas layanan karena seluruh kontrak menggunakan skema harga bersih tanpa cashback dan tanpa fee,” jelasnya.

Terkait pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), Menhaj menyebut progres di sejumlah daerah sudah sangat baik.

“Sumatera Barat hampir 100%, Aceh sudah 83% dan Sumatera Utara lebih dari 90%. Kami optimistis dalam dua hari ke depan pelunasan Bipih bisa mencapai 100%secara nasional,” ungkap Menhaj.

Isu istithaah kesehatan menjadi perhatian utama pemerintah tahun ini. Menurut Menhaj, penerapan standar kesehatan jemaah akan dilakukan secara tegas.

“Pemerintah Arab Saudi memberi perhatian khusus pada istithaah kesehatan. Pemeriksaan akan dilakukan secara acak dan jemaah yang tidak memenuhi syarat berpotensi dipulangkan. Karena itu, tidak boleh ada pihak yang memaksakan keberangkatan jemaah yang tidak layak secara kesehatan,” tegasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: