Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Eksplorasi Antam Habiskan Rp245,76 Miliar Sepanjang 2025

Eksplorasi Antam Habiskan Rp245,76 Miliar Sepanjang 2025 Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalokasikan dana eksplorasi sebesar Rp245,76 miliar hingga Desember 2025 dengan fokus pada komoditas emas, nikel, dan bauksit. Realisasi tersebut disampaikan dalam laporan eksplorasi preliminary unaudited yang diumumkan perseroan pada 9 Januari 2026 sebagai bagian dari kewajiban keterbukaan informasi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Antam menyatakan, kegiatan eksplorasi hingga 31 Desember 2025 difokuskan untuk memastikan kecukupan potensi sumber daya dan cadangan mineral strategis perseroan. Total pengeluaran eksplorasi tersebut mencakup berbagai aktivitas survei dan pengeboran di sejumlah wilayah operasi.

Pada komoditas emas, Antam melaksanakan kegiatan eksplorasi di Pongkor, Jawa Barat. Di wilayah ini, aktivitas difokuskan pada pengeboran bawah tanah (underground drilling), pengeboran permukaan (surface drilling), pemetaan geologi, serta pengambilan conto.

Baca Juga: Antam Rombak Pengurus: Irwandy Arif Jadi Komut, Untung Budiharto Jabat Dirut

Sementara itu, eksplorasi nikel dilakukan di beberapa wilayah, yakni Konawe Utara dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara, serta di wilayah Buli, Maluku Utara, yang dikelola oleh entitas anak Antam, PT Sumberdaya Arindo (PT SDA). Di Konawe Utara, kegiatan eksplorasi meliputi pengeboran single tube, pemetaan geologi, pengukuran grid, percontoan core, survei geofisika resistivity, dan analisis laboratorium.

Adapun di Pomalaa, aktivitas eksplorasi mencakup pengeboran single tube, pemetaan geologi, percontoan core, serta analisis laboratorium. Untuk wilayah Buli, PT SDA melakukan pengeboran single tube, pemetaan geologi, pengukuran grid, dan percontoan.

Baca Juga: Inalum Siap Caplok Tambang Bauksit Antam di 2026, Ini Bocorannya

Pada komoditas bauksit, Antam melaksanakan eksplorasi di Tayan, Landak, serta Mempawah–Toho, Kalimantan Barat. Di daerah Tayan, kegiatan yang dilakukan meliputi pembuatan sumur uji (test pit), pemetaan geologi, percontoan, dan analisis kimia. Di wilayah Landak, aktivitas eksplorasi mencakup identifikasi lahan, pembuatan sumur uji, pemetaan, dan percontoan. Sementara di Mempawah–Toho, kegiatan eksplorasi dilakukan melalui pembuatan sumur uji, pemetaan geologi, percontoan, serta analisis kimia.

Antam menyampaikan, kegiatan eksplorasi mineral tersebut dilaksanakan secara terintegrasi melalui Unit Geomin, yang mencakup survei area, eksplorasi geologi dan geofisika, survei geodesi, pengeboran, pengujian analisis fisik dan kimia, hingga perhitungan cadangan dan sumber daya mineral. Seluruh aktivitas tersebut didukung oleh Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System/GIS) yang terintegrasi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: