Greenland Harga Mati, Uni Eropa Peringatkan Trump: Invasi Akan Jadi Akhir NATO
Kredit Foto: Istimewa
Uni Eropa menyatakan kesiapan untuk membantu memberikan jaminan keamanan bagi Greenland. Invasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap wilayah tersebut akan menjadi akhir dari North Atlantic Treaty Organization (NATO).
Komisioner Eropa untuk Pertahanan dan Antariksa, Andrius Kubilius mengatakan bahwa invasi terhadap wilayah tersebut akan menjadi preseden buruk untuk Trump dan AS.
Baca Juga: Trump Usulkan Batas Bunga Kartu Kredit 10%
“Saya sepakat bahwa ini akan menjadi akhir dari NATO. Di mata publik dampaknya juga akan sangat, sangat negatif,” kata Kubilius.
Namun, Kubilius mengatakan ia tidak meyakini invasi militer akan terjadi dalam waktu dekat. Namun ia menegaskan bahwa aturan mewajibkan negara-negara anggota untuk memberikan bantuan kepada sesama anggota jika menghadapi agresi militer.
“Itu akan sangat bergantung pada Denmark. Tetapi jelas ada kewajiban negara-negara anggota untuk memberikan bantuan bersama jika satu anggota menghadapi agresi militer,” ujarnya.
Kubilius juga mempertanyakan rasionalitas pendudukan dengan kekuatan militer dan memperingatkan bahwa langkah tersebut akan berdampak luas, termasuk terhadap hubungan ekonomi dan perdagangan antara Uni Eropa dan Amerika Serikat.
“Siapa yang akan mengakui pendudukan itu, dan apa dampaknya terhadap seluruh hubungan antara Amerika Serikat dan Eropa. Amerika juga bisa menghadapi konsekuensi negatif yang cukup menyakitkan,” katanya.
Menurut Kubilius, Uni Eropa dapat memberikan dukungan keamanan tambahan bagi Greenland. Bantuan itu termasuk penempatan pasukan, kapal perang serta infrastruktur pertahanan seperti kemampuan anti-drone. Ia menegaskan bahwa kebutuhan pertahanan Greenland dan kawasan Arktik akan ditentukan oleh para ahli militer.
“Segalanya mungkin. Pertanyaannya adalah bagaimana struktur dapat digunakan, dan bagaimana mereka bisa menjadi dasar bagi pilar dalam NATO. Namun ia seperti yang kita kenal saat ini jelas tidak akan ada lagi,” ujarnya.
Baca Juga: Uni Eropa Bersiap Hadapi Ancaman Perang Trump Demi Greenland
Sebelumnya, Trump menyatakan pihaknya harus menguasai Greenland. Hal itu untuk mencegah wilayah tersebut diduduki oleh Rusia atau China. Ia mengatakan bahwa kehadiran militernya dalam wilayah itu saat ini belum cukup untuk menjamin keamanannya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement