Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Djoni Tambah Portofolio, Ambil 5,09% Saham FOLK

Djoni Tambah Portofolio, Ambil 5,09% Saham FOLK Kredit Foto: Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Investor strategis nasional Djoni resmi menguasai 5,09% saham PT Multi Garam Utama (FOLK) atau setara 201 juta lembar saham. Perubahan struktur kepemilikan tersebut efektif per 9 Januari 2026, sebagaimana disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Masuknya Djoni ke jajaran pemegang saham signifikan terjadi di tengah dinamika pasar yang menyoroti arah ekspansi FOLK. Dalam laporan tersebut, perseroan menyampaikan adanya perubahan komposisi pemegang saham tanpa merinci tujuan investasi maupun rencana lanjutan dari investor baru tersebut.

Aksi akumulasi saham ini menjadi perhatian pelaku pasar mengingat sebelumnya FOLK kerap dikaitkan dengan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama di sejumlah entitas dalam ekosistem yang sama, yakni TRIN dan TRUE. Selain itu, pasar juga diramaikan oleh ekspektasi potensi masuknya grup konglomerasi besar ke dalam struktur pemegang saham FOLK, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari manajemen perseroan.

Baca Juga: Saham FOLK, SOTS dan SSTM Lepas dari Suspensi

Djoni dikenal sebagai investor strategis dengan pendekatan berbasis fundamental dan orientasi jangka panjang. Ia aktif mencermati kualitas manajemen, arah ekspansi bisnis, serta kesiapan korporasi dalam menciptakan nilai tambah. Sejumlah saham yang tercatat dalam portofolio investasinya antara lain WIFI dan TRUE.

Perubahan struktur pemegang saham ini juga terjadi setelah FOLK melaksanakan aksi korporasi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD). Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 12 Desember 2025, perseroan menyetujui penerbitan maksimal 394,81 juta saham baru atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Baca Juga: Chengdong Lepas 3,7 Miliar Saham BUMI, Kepemilikan Sisa 4,99%

Pelaksanaan PMTHMETD tersebut berdampak pada peningkatan porsi saham publik. Berdasarkan data perseroan, free float saham FOLK kini tercatat di kisaran 28,15%, seiring dengan masuknya investor baru dan perubahan komposisi kepemilikan saham.

Hingga berita ini diturunkan, manajemen FOLK belum memberikan pernyataan resmi terkait spekulasi masuknya grup konglomerasi maupun potensi aksi korporasi lanjutan setelah perubahan struktur pemegang saham tersebut.

FOLK saat ini beroperasi sebagaiĀ investment holding company dengan portofolio investasi di sejumlah entitas, antara lain Folkative, Finfolk, Dr Soap, USS Networks, R66 Media, Otospector, serta Sequoia Hills. Sequoia Hills merupakan proyek properti yang dimiliki oleh TRIN dan berada dalam ekosistem usaha yang sama.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement

Bagikan Artikel: