Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Aksi jual saham besar-besaran terjadi di PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Salah satu pemegang sahamnya, Chengdong Investment Corporation, resmi melepas sebagian kepemilikan saham dalam beberapa tahap di rentang waktu 23 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.
Sepanjang periode itu, Chengdong Corporation menjual sekitar 3,7 miliar saham BUMI dengan kisaran harga antara Rp363 per saham hingga Rp461 per saham. Dari aksi divestasi ini, Chengdong mengantongi dana sekitar Rp1,5 triliun.
Dampak dari transaksi tersebut membuat porsi kepemilikan Chengdong di BUMI menyusut cukup signifikan. Sebelumnya, Chengdong menggenggam 22.276.410.130 saham atau setara 5,99%. Setelah penjualan, kepemilikannya turun menjadi 18.563.056.230 saham atau sekitar 4,99%.
Baca Juga: BUMI Rampungkan Akuisisi Saham Tambang Emas Senilai Rp346,93 Miliar
Tak hanya Chengdong, pemegang saham lain sebelumnya juga melakukan pengurangan kepemilikan. UBS AG, London, tercatat melepas sebagian saham BUMI melalui transaksi repurchase agreement. UBS AG, London, menjual sebanyak 289,63 juta saham BUMI pada 6 Januari 2026 dengan harga Rp462 per saham.
Dari penjualan tersebut, UBS mengantongi dana sebesar Rp133,74 miliar. Aksi ini membuat kepemilikan UBS turun tipis dari 6,04% menjadi 5,96%.
Sementara itu, saham BUMI pada perdagangan Selasa (13/1) siang terpantau turun -6,42% ke level Rp408. Dalam sepekan terakhir, sahamnya juga tercatat merosot -12,07%.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement