Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Diprediksi akan Menguat Terbatas, Empat Saham Bisa Jadi Pilihan

IHSG Diprediksi akan Menguat Terbatas, Empat Saham Bisa Jadi Pilihan Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk merekomendasikan empat saham pilihan, yakni PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (ITIC), untuk perdagangan Rabu (21/1/2026), seiring dengan proyeksi penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Analis Reliance Sekuritas Reza Priyambada menyampaikan, secara teknikal IHSG masih menunjukkan sinyal positif meskipun pergerakannya cenderung terbatas. Pada perdagangan Selasa (20/1/2026), IHSG ditutup menguat tipis 0,01% ke level 9.134,70, dengan dukungan utama dari sektor basic materials dan consumer non-cyclicals.

“Candle terakhir IHSG membentuk black spinning top namun masih berada di atas MA5 dan MA20, serta didukung sinyal golden cross pada indikator MACD. Dengan kondisi tersebut, IHSG diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatan,” ujar Reza dalam riset Daily Insight.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Naik Tipis ke Level 9.134, Saham Grup Bakrie Jadi Buruan!

Reliance memproyeksikan IHSG bergerak di kisaran support 9.075 dan resistance 9.184 dengan kecenderungan menguat, meskipun sentimen global masih dibayangi volatilitas.

Dari faktor eksternal, pelemahan mayoritas indeks Wall Street akibat rencana tarif impor Amerika Serikat dan dinamika geopolitik dinilai tidak sepenuhnya berdampak negatif terhadap pasar domestik. Pelemahan dolar AS terhadap rupiah yang mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS turut menjadi sentimen pendukung.

Berdasarkan analisis teknikal, saham BRMS direkomendasikan buy dengan rentang harga masuk di level 1.295–1.325 dan target harga 1.500. Pergerakan harga BRMS dinilai solid setelah menembus MA5 dan bertahan di atas MA20, didukung pola candle bullish serta sinyal akumulasi beli pada MACD.

Saham PSAB juga direkomendasikan buy dengan area akumulasi 645–665 dan target harga 755. Reliance menilai saham ini menunjukkan potensi pembalikan arah setelah membentuk pola white spinning top dengan konfirmasi golden cross MACD.

Baca Juga: Lanjut Net Sell, Saham-saham Ini Jadi Sasaran Jual Asing

Untuk saham ADRO, Reliance menetapkan rekomendasi buy dengan harga masuk 2.210–2.270 dan target 2.520. Sinyal teknikal menunjukkan peluang penguatan lanjutan seiring pergerakan harga yang konsisten di atas rata-rata pergerakan jangka pendek dan menengah.

Sementara itu, saham ITIC direkomendasikan buy dengan rentang entry 384–392 dan target 448. Meski candle terakhir membentuk black spinning top, indikasi akumulasi beli serta sinyal golden cross MACD menjadi dasar optimisme pergerakan lanjutan saham ini.

Di sisi lain, laporan CGS International Sekuritas Indonesia mencatat tekanan di bursa global masih cukup signifikan, tercermin dari penurunan tajam indeks Dow Jones dan S&P 500. Namun, kenaikan harga sejumlah komoditas seperti minyak mentah, gas alam, batu bara, CPO, emas, dan timah dinilai berpotensi menjadi penopang bagi pasar saham Indonesia, khususnya saham berbasis komoditas.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Uswah Hasanah
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement

Bagikan Artikel: