Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Herbalife Indonesia Luncurkan SharpSpearmint, Suplemen Berbasis Sains untuk Kesehatan Otak

Herbalife Indonesia Luncurkan SharpSpearmint, Suplemen Berbasis Sains untuk Kesehatan Otak Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Herbalife, perusahaan global di bidang kesehatan dan kebugaran, komunitas, meluncuran produk terbarunya, SharpSpearmint, suplemen kesehatan otak berbentuk kapsul yang mengandung 300 mg ekstrak herba Mentha spicata (Ekstrak Spearmint) di Indonesia, Kamis (22/1).

Oktrianto Wahyu Jatmiko, Director & General Manager of Herbalife Indonesia, menyatakan bahwa produk baru ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap solusi nutrisi berbasis sains yang mendukung gaya hidup lebih sehat. “Peluncuran SharpSpearmint memperkuat dedikasi Herbalife untuk menyediakan solusi nutrisi inovatif bagi masyarakat Indonesia. Setiap kapsul mengandung 300 mg ekstrak herba Mentha spicata (Ekstrak Spearmint),” jelasnya. Peluncuran ini dihadiri oleh Gary Small, anggota Herbalife Nutrition Advisory Board.

Pada kesempan tersebut, Small menekankan pentingnya menjaga kesehatan kognitif pada setiap tahap kehidupan, dengan mencatat bahwa memori, fokus, dan kinerja mental memainkan peran krusial dalam kualitas hidup secara keseluruhan, mulai dari usia remaja hingga lanjut usia. Tanpa perawatan yang tepat, penurunan kognitif dapat memengaruhi fungsi sehari-hari, produktivitas, dan kemandirian seiring waktu.

Dr. Small menjelaskan bahwa SharpSpearmint diformulasikan dengan Neumentix™, nootropik alami berpaten yang berasal dari tanaman spearmint khusus yang dibudidayakan dan kaya akan polifenol. Neumentix™, yang telah diteliti secara klinis, terbukti mendukung kinerja kognitif dengan meningkatkan fokus dan memori. Ia menambahkan bahwa ekstrak herba Mentha spicata merupakan sumber alami fitonutrien yang disarankan mendukung kinerja kognitif berkat konstituen polifenolik yang dimilikinya.

“Untuk membantu mencegah penurunan kognitif, penting untuk menjaga gaya hidup sehat, termasuk aktivitas fisik secara teratur dan nutrisi seimbang, khususnya pola makan kaya fitonutrien,” ujar Small. Ia mencatat bahwa polifenol, salah satu jenis fitonutrien, juga ditemukan dalam makanan seperti beri, teh hijau, cokelat hitam, kunyit, dan kedelai.

“Meskipun memori, fokus, dan kecepatan pemrosesan secara alami menurun seiring usia, kebiasaan sehat termasuk olahraga rutin, nutrisi seimbang, tidur yang cukup, dan stimulasi mental dapat membantu mendukung kesehatan otak jangka panjang serta kualitas hidup,” tambahnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Sufri Yuliardi
Editor: Sufri Yuliardi

Advertisement

Bagikan Artikel: