Kredit Foto: Antara/Spedy Paereng
Ia menilai capaian tersebut mencerminkan dua hal penting. Pertama, daya tarik dan daya saing pariwisata Indonesia terus menguat di mata wisatawan global. Kedua, surplus kunjungan ini berpotensi memperkuat posisi neraca sektor pariwisata secara berkelanjutan.
Dari sisi pergerakan wisatawan nusantara, Menteri Pariwisata memaparkan sepanjang Januari hingga November 2025, jumlah perjalanan wisnus telah mencapai 1,09 miliar perjalanan. Angka ini melampaui target 1,08 miliar perjalanan dan menjadi pencapaian tertinggi sepanjang sejarah pencatatan.
“Hal ini menunjukkan bahwa pariwisata domestik memiliki resiliensi yang sangat kuat dan menjadi penopang utama sektor pariwisata nasional,” tuturnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait:
Advertisement