Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PP Persis Apresiasi Kebijakan Pendidikan Presiden Prabowo, Sekolah Baru dan Revitalisasi Jadi Harapan Masa Depan Umat

PP Persis Apresiasi Kebijakan Pendidikan Presiden Prabowo, Sekolah Baru dan Revitalisasi Jadi Harapan Masa Depan Umat Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Sumedang -

Di tengah semangat para pendidik dan santri, kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan mutu pendidikan mendapat apresiasi luas. Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menilai langkah pemerintah melalui pendirian Unit Sekolah Baru (USB) dan revitalisasi satuan pendidikan sebagai bukti nyata keberpihakan negara pada generasi penerus bangsa.

Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag., mengapresiasi kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam peningkatan dan pemberdayaan mutu pendidikan, salah satunya melalui program pendirian unit satuan baru (USB) dan revitalisasi satuan pendidikan.

"Atas nama PP Persis dan seluruh kepala sekolah, kami menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan Presiden Prabowo dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan melalui pendirian sarana dan revitalisasi sekolah," ujarnya usai Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Unit Sekolah Baru (USB) Persatuan Islam (Persis) jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK Tahun 2026. 

Acara tersebut diresmikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Prof. Atip Latipulhayat, di Ma’had Al-Asma, Sumedang, Sabtu (24/1/2026). 

Jeje melanjutkan, anggaran 20 persen pendidikan di APBN mampu dimaksimalkan dengan baik untuk mewujudkan cita-cita pendidikan yang unggul, bermutu, berkualitas, dan berkarakter.

"Hal tersebut dikarenakan arah kebijakan politik pemimpin nasional yang concern untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia," ungkapnya.

Persis sebagai bagian dari negara ikut berkontribusi menyukseskan cita-cita negara, dalam hal ini menciptakan masyarakat yang cerdas dan mencerdaskan anak bangsa.

"Ini merupakan kolaborasi berbangsa dan bernegara untuk menciptakan masyarakat cerdas dan tafaqquh fiddin. Selain itu, membangun peradaban yang mensejahterakan dan mencerdaskan umat," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wamendikdasmen Prof. Atip mengatakan, pendirian Unit Sekolah Baru serta revitalisasi satuan pendidikan yang sebelumnya belum layak merupakan bentuk nyata penerjemahan Instruksi Presiden Nomor 7 tentang Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

“Pembangunan dan revitalisasi sekolah bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan bangsa. Ini adalah investasi strategis untuk menyiapkan generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing global,” ujarnya.

Menurutnya, instruksi presiden tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi infrastruktur pendidikan nasional yang masih membutuhkan pembenahan dan modernisasi.

"Strategi yang dilakukan Presiden Prabowo pun berbeda, yakni dengan swakelola supaya terjadi percepatan. Alhamdulillah, sistem swakelola ini berjalan dengan baik," katanya.

Dengan peresmian ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fondasi pendidikan nasional.

“Melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan seperti Persis, kita optimistis pendidikan Indonesia akan semakin maju dan berkeadilan. Saya titip gedung sekolah yang telah dibantu oleh pemerintah untuk dijaga dengan baik oleh seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Adlia. Ia menyampaikan, pembangunan dan revitalisasi sarana sangat menunjang kegiatan belajar dan mengajar.

"Selain itu, juga menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah membantu pembangunan sarana pendidikan di Kabupaten Sumedang," pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: