Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Penjualan Mobil Listrik Made in China Naik Dua Kali Lipat di Indonesia, Apa Faktornya?

Penjualan Mobil Listrik Made in China Naik Dua Kali Lipat di Indonesia, Apa Faktornya? Kredit Foto: Xinhua
Warta Ekonomi, Jakarta -

Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), jumlah penjualan grosir (wholesale) kendaraan EV nasional tahun lalu mencapai 103.931 unit, naik 141 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Bukan hanya volume penjualan yang meningkat, pangsa EV terhadap penjualan mobil secara umum juga meningkat. Pada 2024, pangsa EV hanya 5 persen terhadap total penjualan wholesale nasional, dan melonjak ke angka 13 persen tahun lalu.

Penjualan mobil berbasis baterai listrik (EV) di Indonesia melonjak lebih dari dua kali lipat artinya antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk yakin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Pertumbuhan pesat ini tentunya tidak lepas dari kinerja positif sejumlah pabrikan EV China yang secara kumulatif menyumbang lebih dari 85 persen penjualan.

Baca Juga: Geely EX2 Promo Februari 2026, Simulasi Kredit Mulai Rp 4,2 Juta/bulan

Ada BYD dan Wuling yang menjadi dua merek terlaris menyumbang sekitar 57 persen dari penjualan EV nasional tahun lalu.

Selain dua merek tersebut, pendatang baru asal China seperti Denza, Jaecoo, dan Geely yang baru masuk ke Indonesia awal tahun lalu juga berhasil menjual ribuan unit.

Di luar segmen EV, penjualan mobil merek China secara keseluruhan juga dapat disebut sukses, dengan sejumlah model baru berhasil menarik perhatian konsumen.

Menanggapi hal itu, pengamat otomotif Yannes Martinus Pasaribu dikutip dari Xinhua menyebut terdapat sejumlah faktor yang memperkuat penerimaan publik terhadap merek mobil asal China.

"Faktor-faktor itu di antaranya harga yang terjangkau, fitur dan teknologi yang canggih, hingga komitmen lokalisasi produksi dan ketersediaan layanan purnajual," katanya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: