Jelang Laporan Big Tech, Harga Bitcoin (BTC) Tertahan di US$88.000
Kredit Foto: Istimewa
Bitcoin (BTC) bergerak stagnan pada perdagangan di Selasa (27/1). Aset kripto tersebut melemah menjelang periode krusial bagi aset berisiko global, seperti rilis laporan keuangan perusahaan teknologi besar dan keputusan kebijakan moneter dari Federal Reserve (The Fed).
Dilansir dari Coinmarketcap, harga bitcoin diperdagangkan dalam area sekitar US$88.000. Namun ia sempat turun tipis dan melemah sekitar empat persen dalam sepekan terakhir.
Baca Juga: 2.932 Bitcoin (BTC) Diborong Strategy (MSTR), Pakai Harga Diskon!
Berbeda dengan saham dan logam mulia, kripto gagal memanfaatkan sentimen makro yang lebih luas. Bitcoin masih berada jauh di bawah harga puncaknya meskipun penurunan imbal hasil riil, pelemahan dolar dan meningkatnya ketegangan geopolitik telah mendorong reli pada ekuitas dan emas.
Perbedaan kinerja ini memperkuat pandangan bahwa kripto saat ini diperdagangkan bukan sebagai aset lindung nilai, melainkan sebagai aset berisiko tinggi (high-beta) yang sangat sensitif terhadap likuiditas dan posisi pasar.
“Kripto masih menjadi kelas aset berisiko yang tertinggal, kalah dibandingkan logam mulia dan mata uang global terkuat,” kata Kepala Analis Pasar FxPro, Alex Kuptsikevich.
Ia menambahkan bahwa dari sisi teknikal, tekanan bearish masih dominan, meskipun ada kenaikan kecil dalam beberapa jam terakhir.
“Bitcoin masih berada di bawah garis rata-rata pergerakan utamanya dan belum mencoba menembus area support dua bulan terakhir,” ujarnya.
Federal Reserve (The Fed) secara luas diperkirakan akan menahan suku bunga pada pertemuan kebijakan pada hari Rabu. Sementara itu, laporan keuangan dari sejumlah perusahaan akan menjadi ujian penting bagi keberlanjutan reli saham berbasis kecerdasan buatan (AI).
Kedua agenda tersebut dipandang sebagai pemicu utama perubahan selera risiko global, yang berpotensi memberi tekanan tambahan pada pasar kripto.
Baca Juga: Menuju Rapat The Fed, Ini Dampak Suku Bunga Dolar Terhadap Bitcoin (BTC)
Ke depan, pemulihan momentum kripto kemungkinan lebih bergantung pada respons pasar terhadap pernyataan The Fed dan Big Tech. Hingga arah yang lebih jelas muncul, bitcoin diperkirakan tetap bergerak terbatas dan cenderung melemah di sekitar level saat ini.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement