Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Walikota Surabaya Eri Cahyadi Tegaskan Mahasiswa Jaga Identitas dan Akhlak sebagai Agen Perubahan Bangsa

Walikota Surabaya Eri Cahyadi Tegaskan Mahasiswa Jaga Identitas dan Akhlak sebagai Agen Perubahan Bangsa Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
Warta Ekonomi, Surabaya -

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan bahwa perubahan besar sebuah negara selalu dimulai dari pergerakan pemuda.

Cak Eri, sapaannya, mencontohkan peristiwa Rengasdengklok yang menjadi pemicu Proklamasi Kemerdekaan RI sebagai bukti sejarah kekuatan anak muda.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Surabaya pada ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar-Rahmah Surabaya di acara kuliah umum sekaligus pelepasan International Student Mobility Program, Rabu (28/1/2026).

"Proklamasi tidak akan terjadi tanpa peran pemuda di Rengasdengklok. Hari ini, jika kita ingin merubah kemaksiatan dan memperbaiki bangsa, maka harus dimulai dari akhlak pemuda yang bagus. Anda semua adalah agen perubahan itu," tegas Cak Eri.

Di sisi lain, Cak Eri juga mengingatkan agar para mahasiswa tidak hanya berdakwah secara lisan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang mampu menggetarkan hati masyarakat.

Ia menceritakan pengalamannya saat menempatkan imam-imam muda di masjid-masjid Kota Pahlawan.

"Saya ingin menunjukkan kalau imamnya muda, suaranya bagus, makhrajnya benar, orang akan tersentuh. Dakwah itu harus membuat orang tertarik pada Islam. Ketika anak muda muncul dengan bacaan Al-Qur'an yang indah, kesadaran itu akan lahir," tuturnya.

Untuk itu, Cak Eri ke depan merencanakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan STIDKI.

Ia ingin para mahasiswa dakwah terjun langsung ke kampung-kampung untuk memakmurkan masjid, tidak hanya dari sisi ibadah, tetapi juga sebagai pusat pergerakan ekonomi.

"Saya sedih kalau melihat masjid megah tapi sekitarnya masih banyak orang miskin. Masjid harus jadi pusat ekonomi. Saya ingin menggandeng STIDKI untuk masuk ke RW-RW, melakukan pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM, hingga mengelola manajemen zakat dan infak untuk mengentaskan kemiskinan," ungkapnya.

Sementara itu, terkait mahasiswa yang akan bertolak ke Belanda, Toronto (Kanada), Malaysia, hingga Uni Emirat Arab dalam program mobilitas internasional, Cak Eri berpesan agar para mahasiswa menjaga identitas sebagai santri yang berakhlak mulia.

"Banggalah, sampaikan bahwa anda dari STIDKI Surabaya. Tunjukkan bahwa muslim Indonesia, pemuda Surabaya, memiliki akhlak yang luar biasa. Jadilah cahaya yang membawa mahabbah (rasa cinta) sehingga dunia melirik Surabaya karena kekuatan dakwahnya," pesan Wali Kota Eri Cahyadi.

Baca Juga: Ini Kebijakan Baru Walkot Surabaya Cak Eri Soal Bansos Siswa SMA Swasta Sederajat

Melalui program ini, lanjut Cak Eri, ia berharap Kota Surabaya ke depan tidak lagi hanya dikenal sebagai kota metropolitan, tetapi juga sebagai kota pencetak kader-kader pemimpin yang religius dan berjiwa Pancasila.

“Saya titipkan pesan kepada para mahasiswa untuk tetap menjaga akhlaknya di mana pun dia bertugas,” pinta Cak Eri.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: