Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Merdeka Gold Resources (EMAS) Klarifikasi Kabar Listing di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources (EMAS) Klarifikasi Kabar Listing di Bursa Hong Kong Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) angkat bicara terkait kabar rencana pencatatan saham Perseroan di Bursa Hong Kong yang baru-baru ini ramai diperbincangkan.

Sekretaris Perusahaan EMAS, Adi Adriansyah Sjoekri, menegaskan bahwa hingga saat ini, rencana tersebut masih berada pada tahap awal. 

"Perseroan dengan ini menyampaikan bahwa hingga tanggal penyampaian tanggapan ini, Perseroan masih dalam tahap awal untuk menjajaki kemungkinan pencatatan saham di Bursa Hong Kong," katanya dikutip dari keterbukaan informasi, Kamis (29/1). 

Adi menjelaskan, karena masih sebatas penjajakan, Perseroan belum memiliki rencana yang detil dan definitif sebagaimana yang diberitakan.

Baca Juga: Merdeka Gold Jajaki Listing Saham di Hong Kong

EMAS juga belum memiliki informasi material yang dapat disampaikan kepada publik, termasuk terkait tujuan utama pencatatan, perkiraan waktu pelaksanaan, maupun dampaknya terhadap kinerja serta strategi jangka panjang perusahaan.

Lebih lanjut, Adi menegaskan saat ini tidak ada informasi atau kejadian penting lainnya yang bersifat material yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha maupun pergerakan harga saham Perseroan. 

"Perseroan senantiasa berkomitmen untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan khususnya di bidang pasar modal, termasuk kewajiban penyampaian keterbukaan informasi atas setiap informasi atau fakta material sesuai dengan ketentuan yang berlaku," pungkas Adi. 

Baca Juga: Tambang Emas Pani Mulai Irigasi Heap Leach, Targetkan Produksi Perdana Kuartal I-2026

Diberitakan sebelumnya, EMAS disebut-sebut tengah menyiapkan langkah listing di Hong Kong, seiring lonjakan harga emas global yang menembus rekor tertinggi baru.

Melansir Bloomberg, sumber yang mengetahui rencana tersebut menyebutkan bahwa Merdeka Gold Resources telah menunjuk Citic Securities, Morgan Stanley, dan UBS Group untuk menggarap rencana penawaran saham di Hong Kong.

Jika rencana tersebut benar-benar terealisasi, langkah ini akan menjadi salah satu pencatatan yang relatif jarang terjadi, mengingat perusahaan non-Tiongkok jarang melakukan debut di pasar modal Hong Kong.

Bursa Hong Kong Exchanges & Clearing sendiri pada 2023 diketahui telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia untuk menjajaki pencatatan lintas negara di kedua pasar.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: