Bukan Sekadar Performa, Ini Teknologi di Balik Exynos 2 nm Samsung S27
Kredit Foto: Samsung
Samsung kembali menunjukkan keseriusannya mengembangkan chipset internal melalui bocoran Exynos generasi terbaru yang disiapkan untuk Galaxy S27.
Chipset Exynos ini disebut-sebut akan menjadi prosesor pertama Samsung yang diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 2 nanometer.
Teknologi 2 nm memungkinkan peningkatan efisiensi daya sekaligus kepadatan transistor yang jauh lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.
Samsung Foundry dikabarkan menggunakan proses Gate-All-Around (GAA) yang disempurnakan untuk mendukung fabrikasi 2 nm tersebut.
Pendekatan ini bertujuan menekan konsumsi daya sambil meningkatkan performa komputasi secara signifikan.
Selain proses fabrikasi, desain CPU Exynos terbaru juga mengalami perubahan besar.
Bocoran menyebutkan Samsung akan menggunakan arsitektur 10-core untuk chipset flagship ini.
Konfigurasi tersebut dirancang untuk membagi beban kerja secara lebih granular antara performa tinggi dan efisiensi.
Pendekatan multi-core kompleks ini memungkinkan optimalisasi performa pada berbagai skenario penggunaan.
Core berperforma tinggi difokuskan untuk tugas berat seperti pemrosesan AI dan gaming, sementara core efisiensi menangani aktivitas ringan.
Arsitektur CPU baru ini juga diyakini akan meningkatkan performa multitasking dan stabilitas sistem.
Samsung disebut ingin mengurangi bottleneck yang kerap muncul pada desain core konvensional.
Dari sisi grafis, Exynos generasi ini diperkirakan membawa GPU dengan peningkatan signifikan pada efisiensi dan komputasi paralel.
Optimalisasi GPU diarahkan untuk mendukung kebutuhan visual generasi baru, termasuk gaming dan rendering berbasis AI.
Integrasi NPU juga menjadi fokus utama dalam desain chipset ini.
Samsung dikabarkan menanamkan akselerator AI yang lebih kuat untuk pemrosesan on-device.
Hal ini relevan dengan tren fitur AI generatif yang semakin banyak berjalan langsung di perangkat.
Chipset ini juga diproyeksikan mendukung konektivitas generasi terbaru, termasuk modem 5G yang lebih hemat daya.
Efisiensi jaringan menjadi penting untuk menjaga daya tahan baterai pada smartphone flagship.
Samsung tampak menjadikan Exynos ini sebagai ajang pembuktian teknologi manufaktur internal.
Alih-alih bersaing naratif soal performa mentah, Samsung lebih menekankan lompatan teknologi dan desain arsitektur.
Jika bocoran ini akurat, Galaxy S27 berpotensi menjadi etalase inovasi chipset Samsung.
Baca Juga: Bocoran Samsung Galaxy S27: Varian Ultra Tetap Setia pada Snapdragon, Model Lain Gunakan Exynos
Eksperimen ini juga menunjukkan ambisi Samsung untuk kembali mandiri dalam pengembangan prosesor flagship.
Pendekatan berbasis teknologi inti menandai fase baru dalam evolusi Exynos.
Galaxy S27 kemungkinan besar akan menjadi perangkat pertama yang mengadopsi chipset ini secara komersial.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement