BTN Incar Payout Dividen 30%, Investor Berpotensi Terima Rp1,05 Triliun
Kredit Foto: Dok. BTN
Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) memberi sinyal pembagian dividen sebesar 30% dari laba bersih Rp3,5 triliun pada tahun buku 2025 atau sekitar Rp1,05 triliun.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan rasio pembagian dividen (dividend payout ratio) tahun buku 2025 tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dividen kita rencananya akan diusulkan sebesar 30%. Naik dari tahun lalu,” kata Nixon di Jakarta, dikutip Senin (16/3/2026).
Nixon menjelaskan rencana peningkatan dividen tersebut merupakan bagian dari upaya perseroan untuk mengelola sekaligus meningkatkan tingkat pengembalian kepada pemegang saham atau return on equity (ROE).
“Naik 2% dari tahun lalu,” ujarnya.
Sebelumnya, BTN memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp751,83 miliar dari laba bersih Rp3 triliun pada tahun buku 2024. Nilai tersebut setara dengan 25% dari total laba atau Rp53,57 per saham.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Dana Rp100 Triliun ke Bank, BTN Ajukan Porsi Rp12 Triliun
Baca Juga: Tansformasi BTN, Ekspansi Operasional Kredit hingga Modernisasi Kantor Cabang
Baca Juga: Wow! Laba Bersih BTN Melonjak 281,9 Persen di Februari 2026
Keputusan pembagian dividen tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 26 Maret 2025. Sementara itu, sisa laba sebesar 75% dialokasikan sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan perseroan.
Secara historis, rasio pembagian dividen BTN terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun buku 2023, BTN membagikan dividen tunai senilai Rp700,19 miliar atau Rp49,89 per saham. Jumlah tersebut mencerminkan dividend payout ratio sebesar 20% dari laba bersih perseroan yang mencapai Rp3,5 triliun.
Sementara itu, untuk tahun buku 2022, bank spesialis pembiayaan perumahan tersebut membagikan dividen sebesar Rp609 miliar atau Rp43,39 per saham. Nilai tersebut juga mencerminkan rasio pembagian dividen sebesar 20% dari laba bersih BTN yang mencapai Rp3,04 triliun.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: