Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Soal Plt Dirut BEI,, Ini Penjelasan OJK

Soal Plt Dirut BEI,, Ini Penjelasan OJK Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pengisian jabatan pimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk posisi direktur utama yang saat ini kosong, tidak berasal dari usulan internal OJK, melainkan melalui mekanisme resmi sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Kalau nama itu sudah pasti bukan dari kita. Itu kan nanti ada mekanisme di undang-undang. Jadi nggak berhubungan nama kita di dalam,” ujar Friderica, Pjs Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi di Gedung BEI, Jakarta, Minggu (1/2/2026). 

Ia menjelaskan, pengisian jabatan pimpinan lembaga pasar modal dilakukan melalui proses seleksi yang hasilnya disampaikan kepada Presiden untuk selanjutnya dibahas dan ditetapkan bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Proses tersebut, menurut Friderica, membutuhkan waktu karena harus melalui tahapan regulasi yang berlaku.

“Tapi itu apa ada mekanismenya untuk pemilihan, nanti namanya dipilih, dikirim ke Presiden, terus ditetapkan di DPR dan lain-lain itu prosesnya panjang. Jadi bukan, bukan dari kita,” ucapnya.

Baca Juga: Bantah Purbaya Soal Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik: Saya Masih Direktur Pengembangan

Pernyataan OJK tersebut merespons berbagai spekulasi yang berkembang di pasar terkait pengisian kursi pimpinan BEI, termasuk kemungkinan penunjukan pejabat sementara.

Di sisi lain, Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik enggan memberikan komentar lebih lanjut ketika ditanya mengenai isu dirinya akan naik menjadi Direktur Utama BEI menggantikan Iman Rachman yang mengundurkan diri pada 30 Januari 2026.

“Sabar aja,” ujar Jeffrey singkat saat ditemui di Gedung BEI, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga: ‎OJK Sebut Pengunduran Diri Dirut BEI Tak Ganggu Operasional Bursa

Ketika ditanya terkait komentar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenai penunjukan pimpinan BEI, Jeffrey juga tidak memberikan penjelasan detail.

“Gitu ya? Iya. Masa sih?” katanya.

Jeffrey menegaskan, hingga saat ini posisinya masih sebagai Direktur Pengembangan BEI dan belum ada perubahan jabatan.

“Saat ini saya Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia,” ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: