Gubernur Jatim Khofifah Apresiasi Inovasi Farmasi Robotik dan Keberhasilan Surplus RSUD Syamrabu Bangkalan
Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa lakukan sidak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan.
Sidak yang dilakukan perempuan nomor satu di Jawa Timur ini sebagai upaya untuk memastikan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Syamrabu Bangkalan yang merupakan salah satu layanan kesehatan terbesar di Pulau Madura.
Khofifah menyoroti pencapaian RSUD Syamrabu, di mana rumah sakit daerah yang berada di Pulau Garam ini alami surplus dalam kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan anggaran.
"Kabar bahwa di RSUD Syamrabu ini surplus lewat BPJS tentu jadi angin segar. Apalagi di tengah isu penyesuaian anggaran secara nasional, maka kemampuan Pemda dan seluruh jajaran di dalamnya untuk lebih kreatif dalam mengelola anggaran tentu diperlukan," kata Khofifah.
Khofifah menyebutkan, di tengah tantangan pembiayaan kesehatan nasional, ini menjadi bukti nyata efisiensi manajemen operasional yang sangat baik.
Untuk itu, lanjut Khofifah, prestasi ini menunjukkan kemampuan rumah sakit daerah dalam memberikan layanan optimal sekaligus menjaga kesehatan finansial lembaga.
Selain aspek kemandirian finansial, dirinya juga memberikan perhatian khusus pada implementasi teknologi Farmasi Robotik yang menggunakan perangkat canggih bernama CONSIS di RSUD Syamrabu Bangkalan.
Teknologi ini merupakan sistem otomatisasi penyimpanan dan pendistribusian obat yang terintegrasi.
"Digitalisasi terjadi di semua lini, semua aspek. Tadi kita lihat bersama bagaimana kecepatan pengambilan obat setelah mendapatkan resep sampai diterimakan ke pasien. Sangat bagus dan sangat advance," lanjut Khofifah.
Sementara untuk penggunaan teknologi CONSIS, Khofifah optimis bahwa selain mempercepat pelayanan, juga dapat mengurangi risiko human error dalam peracikan serta pembagian obat kepada pasien.
"Karena memangkas waktu peracikan dan pengambilan, maka dapat memangkas waktu antrian bagi pasien. Semua dilakukan dalam hitungan detik," ujarnya.
Khofifah berharap agar inovasi ini menjadi pemantik bagi RSUD lain di seluruh Jawa Timur untuk tidak ragu berinvestasi pada teknologi medis terbaru.
Untuk manajemen dan pegawai Rumah Sakit, Khofifah meminta agar terus meningkatkan kinerja dan beriringan dengan kemajuan teknologi. Pembaruan fasilitas dan teknologi bukan menjadi alasan untuk menjadi lengah, tetapi semakin maju dengan tetap berorientasi pada layanan.
"Apa yang dilakukan RSUD Syamrabu hari ini adalah bukti bahwa dengan kemauan yang kuat, rumah sakit daerah bisa memiliki standar layanan internasional," pungkas mantan Menteri Sosial RI.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: