Kredit Foto: Istimewa
“Kami telah menyiapkan Rp12,83 triliun untuk mendukung daya beli dan mobilitas,” kata Menko Airlangga.
Stimulus tersebut akan disalurkan secara terarah dan bersifat sementara, antara lain melalui diskon transportasi selama periode Idulfitri, dukungan mobilitas masyarakat, serta penguatan konsumsi rumah tangga. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjaga ketahanan permintaan domestik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional pada awal tahun 2026.
Menutup pernyataannya, Menko Airlangga menegaskan bahwa konsistensi reformasi, stabilitas kebijakan, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan akan terus menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan mendorong pertumbuhan yang semakin inklusif.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: