Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Unicharm Dukung Peningkatan Standar Perawatan Lansia Melalui Edukasi Caregiver

Unicharm Dukung Peningkatan Standar Perawatan Lansia Melalui Edukasi Caregiver Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Seiring meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia, tantangan dalam memastikan kualitas hidup lansia yang sehat, nyaman, dan bermartabat menjadi isu sosial yang semakin relevan.

Menyikapi kondisi tersebut, PT Uni-Charm Indonesia Tbk (selanjutnya disebut Unicharm) mengadakan kegiatan Unicharm Goes to Elderly Facility dengan memberikan edukasi perawatan lansia kepada para caregiver di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3, Jakarta Selatan.

Inisiatif ini sejalan dengan Inisiatif ini sejalan dengan corporate brand essence Unicharm, yaitu Love Your Possibilities, di mana semua orang dapat memaksimalkan potensinya di setiap waktu, dan saling mendukung satu sama lain dengan semangat altruisme.

Kegiatan ini juga menegaskan peran sektor swasta dalam mendukung kesiapan masyarakat menghadapi perubahan struktur demografi nasional.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 tentang statistik penduduk lanjut usia (diatas 60 tahun), populasi di Indonesia sedang mengalami perubahan demografi.

Hal ini ditandai dengan komposisi populasi yang hingga tahun 1970an didominasi oleh usia muda, pada tahun 2020 strukturnya menjadi lebih seimbang.

Data BPS juga menyebutkan jumlah lansia di Indonesia pada tahun 2025 adalah 11,93% dari total populasi. Pada tahun 2050, penduduk lansia diproyeksikan akan mencapai 20,90% dari total penduduk.

Seiring bertambahnya usia, lansia kerap mengalami penurunan fungsi fisik dan kognitif yang berdampak pada keterbatasan aktivitas harian, termasuk dalam menjaga kebersihan diri dan buang air.

Kondisi ini membuat peran caregiver atau pengasuh di panti sosial atau keluarga yang merawat di rumah menjadi penting. Kurangnya pemahaman mengenai perawatan yang tepat berpotensi memengaruhi kesehatan kulit, kenyamanan, serta martabat lansia dalam menjalani keseharian.

Menyadari hal tersebut, kali ini Unicharm memberikan edukasi komprehensif kepada para caregiver di panti sosial, dengan fokus pada peningkatan standar perawatan lansia melalui pemilihan dan penggunaan popok dewasa yang tepat.

Hal ini diharapkan dapat menjadi penunjang dalam menjaga higienitas dan kesehatan para lansia di lingkungan panti agar para lansia dapat menjalani keseharian yang lebih mandiri, sehat, nyaman dan bahagia.

Rita Indah Yulistanti, Ketua Sub Kelompok Pemberdayaan Peran serta Dunia Usaha dan Bina Undian dari Dinas Sosial provinsi DKI Jakarta menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut.

Pihaknya sangat mengapresiasi kepedulian Unicharm terhadap peningkatan kompetensi para caregiver panti dalam menjaga standar kebersihan dan kesehatan para lansia. 

"Mengingat pentingnya aspek sanitasi bagi kualitas hidup para lansia, edukasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan panti yang lebih sehat dan higienis, sehingga para lansia dapat menjalani masa tuanya dengan penuh martabat dan kesejahteraan yang lebih baik,” ungkap Rita.

Dalam memilih popok dewasa, hendaknya memperhatikan "3 PAS ", yakni:

  1. Pertama, tipe popok yang PAS. Dengan memilih popok yang sesuai dengan kondisi tubuh lansia. Popok tipe celana direkomendasikan untuk lansia yang bisa berjalan, berdiri dan duduk sendiri. Sedangkan tipe perekat sesuai untuk lansia yang sebagian besar waktunya dihabiskan dengan berbaring, dan sulit untuk berpindah dari ranjang.
  2. Kedua, ukuran yang PAS, dengan memperhatikan ukuran pinggang Anda saat memilih popok tipe cellana, dan ukuran pinggul Anda saat memilih popok tipe perekat. Untuk tipe celana, ukuran M memiliki lingkar pinggang 60-85 cm, L dengan lingkar pinggang 75-105 cm, XL dengan lingkar pinggang 90-125 cm, dan XXL dengan lingkar pinggang 100-140 cm. Sementara untuk tipe perekat, ukuran M memiliki lingkar pinggang 78-106 cm, L memiliki lingkar pinggang 90-131 cm, dan XL memiliki lingkar pinggang 104-145 cm. 
  3. Ketiga, PAS Nyaman Di Badan, untuk mendapatkan kenyamanan seperti celana dalam, kami merekomendasikan "Lifree Tipis & Nyaman Pants," yang nyaman dipakai. Bagi yang khawatir bocor ketika beraktivitas di luar rumah dalam waktu lama, "Lifree Anti Bocor Pants" yang sangat menyerap akan memberi rasa aman. Bagi yang banyak menghabiskan waktu di tempat tidur, direkomendasikan "Lifree Anti Bocor Tape," yang mengurangi risiko masalah kulit (ruam dan luka baring/decubitus).

Pada saat memakaikan popok tipe perekat, pertama-tama gulingkan badan lansia ke samping untuk meletakkan popok dengan posisi tulang ekor tepat di bagian tengah, sambil menekuk tepian popok agar perekat tidak mengenai kulit.

Setelah posisi badan kembali ke tengah, tarik dan rapatkan popok hingga tidak ada celah di pangkal paha, lalu letakkan ujung popok di tengah perut untuk merekatkan pita perekatnya.

Sebagai langkah akhir, tempelkan pita perekat secara bersilangan guna menutup celah dan mencegah kebocoran secara optimal. Sementara itu untuk tipe celana, penggunaan dilakukan dengan mudah dan cepat menyerupai cara mengenakan celana dalam biasa.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Presiden Direktur Unicharm, Yasutaka Nishioka menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan dengan menyatakan, Unicharm membawa misi untuk mewujudkan masyarakat simbiosis Indonesia yang sehat nyaman dan bahagia melalui produk penyerapan yang berkualitas.

Unicharm bertekad untuk bertransformasi melampaui peran sebagai sekadar produsen produk sanitasi, menjadi life time partner yang setia menemani dan mendukung setiap fase kehidupan masyarakat̶mulai dari bayi, orang tua, hingga hewan peliharaan tercinta.

"Langkah ini menjadi bukti nyata kontribusi sosial Unicharm yang menyentuh sisi kemanusiaan. Melalui inisiatif ini, Unicharm secara konsisten menyatukan langkah dengan agenda global dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), memastikan bahwa di masa depan tidak ada satu pun individu yang tertinggal dalam mendapatkan hak atas kehidupan yang bersih dan sehat,” tutup Yasutaka.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel: