Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Penghargaan Internasional Jadi Alat Promosi Pariwisata RI

Penghargaan Internasional Jadi Alat Promosi Pariwisata RI Kredit Foto: Azka Elfriza
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan penghargaan internasional yang diterima sektor pariwisata nasional menjadi alat promosi dengan meningkatnya kredibilitas pariwisata Indonesia.

Dengan pengakuan internaional, cita Indonesia di mata dunia akan semakin kuat, sehingga menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke berbagai destinasi nasional.

Baca Juga: Prabowo Resmi Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu, Ini Rekam Jejaknya

Dampaknya, sektor usaha pariwisata mulai dari pengusaha UMKM hingga usaha besar yang menyerap banyak tenaga kerja ikut merasakan manfaat ekonomi secara langsung.

Ini disampaikan Menpar dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026) saat menanggapi pertanyaan DPR terkait manfaat deretan penghargaan yang diterima pariwisata Indonesia bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut antara lain Michelin Keys yang diraih oleh 33 hotel di Indonesia, Best Tourism Village dan Best Tourism Village Upgrade Programme dari UN Tourism untuk Desa Wisata Pemuteran di Bali dan Desa Wisata Osing Kemiren di Banyuwangi, serta sejumlah pengakuan internasional lainnya.

Selain itu, penghargaan internasional juga menjadi sarana evaluasi dan kalibrasi kinerja sektor pariwisata nasional.

“Lebih dari itu, ini adalah kebanggaan bersama bagi seluruh pemangku kepentingan pariwisata Indonesia,” katanya, dikutip dari siaran pers Kemenpar, Kamis (5/2).

Menpar juga menyatakan penghargaan ini  merupakan bukti nyata dari usaha dan kerja keras bersama antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempromosikan pariwisata serta meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan.

“Penghargaan-penghargaan ini diterima oleh sektor pariwisata Indonesia, bukan semata-mata oleh Kementerian Pariwisata. Di dalamnya ada peran pemerintah daerah yang mengembangkan destinasi, masyarakat desa yang menggerakkan desa wisata, serta berbagai pihak lain yang bekerja bersama,” ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Bagikan Artikel: