Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Juda Agung Pernah Menjadi Direktur Eksekutif IMF, Ini Rekam Karir Sang Wamenkeu Baru

Juda Agung Pernah Menjadi Direktur Eksekutif IMF, Ini Rekam Karir Sang Wamenkeu Baru Kredit Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Juda Agung Resmi menjadi Wakil Menteri Keuangan menggantikan Thomas Jiwandono yang terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Pelantikan Juda dilakukan Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.

Pria kelahiran Pontianak, 6 Agustus 1964, ini mengawali pendidikan tinggi dengan meraih gelar sarjana teknologi pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB). Minatnya pada ekonomi dan keuangan membawanya melanjutkan studi ke University of Birmingham, Inggris. 

Di kampus tersebut, Juda meraih gelar master di bidang bisnis dan keuangan pada 1995. Empat tahun kemudian, dia menuntaskan pendidikan doktoral (S3) bidang ekonomi.

Selama menempuh pendidikan, Juda sudah menjalani karier profesional di Bank Indonesia. Pada 1992, Juda dipercaya sebagai staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter dengan penugasan di kantor perwakilan BI London hingga 1999. 

Sepulang dari luar negeri, dia melanjutkan kiprah sebagai peneliti ekonomi junior di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI pada periode 1999 hingga 2002, lalu berganti menjadi peneliti ekonomi pada 2002 hingga 2003.

Seiring waktu, Juda menapaki jenjang karier yang lebih strategis. Dia menjadi analis senior, kemudian kepala bagian di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter pada 2006 hingga 2008. Pada periode tersebut, dia juga mendapatkan penugasan di International Monetary Fund (IMF).

Pengalaman internasionalnya berlanjut ketika Juda menjabat sebagai advisor ekonomi dan kebijakan moneter pada 2012 hingga 2013, sebelum kemudian dipercaya sebagai kepala grup direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter. 

Baca Juga: Tidak Mendadak, Juda Agung Ungkap Alasan Mundur dari Bank Indonesia

Setahun kemudian, Gubernur Bank Indonesia saat itu, Agus D.W. Martowardojo, melantik Juda sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter. Sejak saat itulah, kariernya terus menanjak.

Pada 2017 hingga 2019, Juda menjabat sebagai direktur eksekutif IMF di Washington DC, Amerika Serikat. Kembali ke tanah air, dia dipercaya menjadi asisten gubernur Bank Indonesia yang membidangi stabilitas sistem keuangan dan kebijakan makroprudensial pada periode 2020 hingga 2022. Juda Agung terakhir sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia sejak 6 Januari 2022.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: