Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tidak Mendadak, Juda Agung Ungkap Alasan Mundur dari Bank Indonesia

Tidak Mendadak, Juda Agung Ungkap Alasan Mundur dari Bank Indonesia Kredit Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan pengunduran dirinya dari jabatan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dilakukan karena penugasannya di Kementerian Keuangan tidak memungkinkan rangkap jabatan di dua otoritas berbeda. Hal itu disampaikan Juda usai pelantikannya di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/2/2026).

“Iya, memang ketika saya menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, saya kemudian ditugaskan untuk menjadi Wakil Menteri Keuangan, sehingga ketika itu saya harus mengundurkan diri dan sekarang sudah dilantik,” ujar Juda.

Ia menekankan keputusan mundur dari BI merupakan konsekuensi dari penugasan barunya di pemerintahan. Menurutnya, jabatan di bank sentral dan kementerian merupakan dua otoritas berbeda yang tidak bisa dijalankan secara bersamaan.

“Alasan pengunduran diri jelas, karena saya ditugaskan sebagai Wakil Menteri Keuangan. Tentu saja tidak bisa merangkap sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Dua otoritas yang berbeda,” katanya.

Baca Juga: Prabowo Resmi Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu, Ini Rekam Jejaknya

Terkait arahan Presiden Prabowo Subianto, Juda mengatakan tidak ada pesan khusus secara personal. Namun, ia menyebut Presiden menekankan pentingnya sinergi kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Intinya dari Presiden bahwa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mencapai program-program pemerintah yang sudah dicanangkan, tentu saja perlu koordinasi antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter dan juga kebijakan di sektor riil, sehingga ini menjadi efektif di dalam upaya kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan,” ujarnya.

Saat ditanya apakah penugasan sebagai Wamenkeu dilakukan secara mendadak, Juda membantah dan menyebut prosesnya telah dibicarakan sebelumnya.

“Cukup jauh-jauh hari, bukan mendadak,” kata Juda.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: