Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pengendali Baru Mulai Tender Wajib Saham STAR, Pasang Harga Rp88 per Lembar

Pengendali Baru Mulai Tender Wajib Saham STAR, Pasang Harga Rp88 per Lembar Kredit Foto: Istockphoto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Calculus Investment Pte. Ltd selaku pengendali baru PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR) bersiap melaksanakan penawaran tender wajib atas saham perseroan milik publik. Total saham yang menjadi target mencapai 3.255.075.602 lembar atau setara sekitar 67,81% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor.

Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp88,00 per saham. Angka tersebut berada di atas rata-rata harga tertinggi perdagangan harian STAR di Bursa Efek Indonesia selama 90 hari terakhir, yakni sejak 23 Agustus 2025 hingga 20 November 2025, yang tercatat Rp76,52 per saham. Dengan skema tersebut, nilai maksimum penawaran tender wajib diperkirakan mencapai Rp286.446.652.976.

"Pengendali baru dengan ini menyatakan telah memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan penawaran tender wajib untuk membeli seluruh saham perusahaan sasaran yang dimiliki pemegang saham yang ditawarkan. Dana ini berasal dari kas internal pengendali baru," kata manajemen.

Periode penawaran tender wajib akan berlangsung selama 30 hari, dimulai pada 9 Februari 2026 hingga 10 Maret 2026. Sementara itu, pembayaran kepada pemegang saham yang berpartisipasi akan dilakukan paling lambat 12 hari setelah penutupan periode tender.

Baca Juga: Harga Ngacir, Perdagangan Saham NZIA dan ELPI Digembok Sementara

Sebelumnya, pada 20 November 2025, telah terjadi transaksi melalui Pasar Negosiasi di mana PT Kencana Selaras Sejahtera melepas 1.544.925.000 saham STAR kepada Calculus Investment Pte. Ltd. Jumlah tersebut setara 32,19% dari total modal ditempatkan dan disetor, dengan harga transaksi Rp88,00 per saham atau senilai Rp135.953.400.000.

"Pengambilalihan ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat struktur pengendalian Perusahaan, mendukung kesinambungan operasional, serta membuka ruang bagi pengembangan usaha di masa mendatang. Melalui pengambilalihan ini, diharapkan STAR dapat melakukan optimalisasi proses bisnis, meningkatkan efisiensi, serta memanfaatkan peluang strategis yang mendukung pertumbuhan usaha," jelas manajemen.

Baca Juga: Melejit Puluhan Persen, Perdagangan Saham STAR Digembok Sementara

Langkah akuisisi ini juga diharapkan membuka peluang pengembangan usaha STAR yang bergerak di sektor perdagangan, termasuk investasi pada entitas anak yang bergerak di bidang perdagangan kendaraan, suku cadang, jasa perawatan dan perbaikan kendaraan, hingga penyewaan kendaraan. Sinergi bisnis, diversifikasi portofolio, serta optimalisasi kegiatan usaha disebut menjadi kunci untuk memperluas ruang pertumbuhan dan meningkatkan nilai jangka panjang perseroan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: