Huawei Pura 80 Ultra Rp20 Juta, HP Tanpa Google yang Fokus Teknologi, Bukan Gengsi
Kredit Foto: HUAWEI
Huawei Pura 80 Ultra hadir sebagai smartphone ultra-premium dengan harga sekitar Rp20 juta, menawarkan teknologi tinggi dan pengalaman pengguna flagship tanpa mengusung label lifestyle brand seperti Apple atau Samsung.
Perangkat ini menargetkan pengguna tech-savvy yang menghargai inovasi dan performa, bukan sekadar gengsi atau pamer, sehingga konsumen Huawei biasanya mencari fitur nyata daripada brand image.
HUAWEI Pura 80 Ultra menggunakan layar OLED 6,8 inci 2K dengan refresh rate 120 Hz dan peak brightness hingga 1.500 nits, memberikan tampilan visual tajam, warna akurat, dan nyaman di segala kondisi pencahayaan.
Di sektor kamera, Pura 80 Ultra membawa konfigurasi triple camera 200 MP (utama) + 50 MP ultrawide + 12 MP periskop telephoto dengan OIS, menghasilkan foto malam, jarak jauh, dan telephoto yang detail serta konsisten tanpa perlu filter berlebihan.
Kamera depan 32 MP under-display menjaga layar bersih dan mampu menangkap selfie serta video call dengan kualitas tinggi, walaupun tanpa Google Services, Huawei memanfaatkan HMS (Huawei Mobile Services) untuk aplikasi fotografi dan editing bawaan.
Performa perangkat ditopang chipset Kirin 9000S dengan fabrikasi 4nm, RAM 16 GB dan storage 512 GB, menjanjikan pengalaman multitasking, gaming, dan editing multimedia yang mulus tanpa lag.
Baterai 5.500 mAh dipadukan fast charging 90 W kabel dan 50 W wireless, mampu mengisi penuh dalam waktu kurang dari 30 menit, serta mendukung reverse wireless charging untuk aksesori lain.
Sistem operasi HarmonyOS 4 menghadirkan AI on-device, kontrol gesture, optimasi performa untuk gaming berat, dan pengaturan baterai cerdas, sehingga perangkat tetap efisien meski digunakan intensif sepanjang hari.
Huawei menekankan ketahanan perangkat dengan build metal + Gorilla Glass Victus+, serta sertifikasi IP68 untuk tahan debu dan air, mendukung pengguna yang aktif di berbagai kondisi tanpa khawatir perangkat rusak.
Fitur konektivitas meliputi 5G, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, NFC, dan USB-C 3.2, memastikan komunikasi dan transfer data cepat serta kompatibilitas aksesori masa kini.
Dengan absennya Google Services, Huawei Pura 80 Ultra mengandalkan ekosistem HMS, AppGallery, dan fitur Huawei Share, mengedepankan keamanan data dan integrasi seamless antarperangkat Huawei.
Pendekatan desain dan spesifikasi ini menjadikan Pura 80 Ultra sebagai perangkat untuk “pengguna serius”, bukan untuk lifestyle atau gaya-gayaan, sesuai positioning brand Huawei yang menekankan teknologi dan performa.
Baca Juga: Huawei Pura X2: Evolusi Ponsel Lipat Jadi 'Tablet Mini' dengan Layar 7,5 Inci
Strategi harga Rp20 juta sejalan dengan fitur kelas premium, menjadikannya kompetitif bagi mereka yang ingin smartphone flagship nyata, lengkap dengan kamera kelas atas, layar tajam, performa tinggi, dan AI on-device tanpa harus mengikuti tren gaya hidup.
Secara keseluruhan, Huawei Pura 80 Ultra menunjukkan bahwa sebuah smartphone ultra-premium bisa fokus pada teknologi dan pengalaman nyata pengguna, bukan sekadar label atau status sosial, sehingga cocok bagi konsumen yang menghargai fungsi lebih daripada gengsi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: