Huawei Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes Non-Invasif pada Smartwatch Terbaru
Kredit Foto: Freepik.com
Huawei memperkenalkan fitur baru pada smartwatch yang diklaim mampu mendeteksi risiko diabetes sejak dini melalui teknologi non-invasif.
Inovasi ini diperkenalkan dalam ajang World Health Expo 2026 di Dubai yang berlangsung pada 9 -13 Februari 2026.
Fitur ini memungkinkan perangkat mendeteksi tren perubahan kadar gula darah tanpa perlu pengambilan sampel darah.
Huawei menegaskan bahwa teknologi ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan pengguna, bukan sebagai alat diagnosis klinis.
Sistem pemantauan ini dikembangkan menggunakan teknologi Photoplethysmography (PPG) dengan sensor optik dan algoritma analisis lanjutan.
Huawei juga mengembangkan sensor yang mampu membaca perubahan sinyal PPG yang berkaitan dengan fluktuasi gula darah.
Melalui analisis data tersebut, perangkat dapat memberikan peringatan kesehatan secara proaktif jika terdeteksi pola tertentu yang mengindikasikan risiko diabetes.
Fungsi ini dirancang untuk mendorong pengguna melakukan konsultasi medis lebih awal jika diperlukan.
Fitur pemantauan risiko diabetes ini akan tersedia melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) dalam beberapa bulan mendatang.
Teknologi tersebut dikonfirmasi telah hadir pada Huawei Watch GT 6 Pro dan akan diperluas ke model lain secara bertahap.
Baca Juga: Huawei Pura 80 Ultra Rp20 Juta, HP Tanpa Google yang Fokus Teknologi, Bukan Gengsi
Langkah ini menandai perluasan fungsi perangkat wearable Huawei ke ranah pencegahan penyakit kronis.
Dengan metode berbasis sensor optik, Huawei berupaya mempermudah pengguna dalam memantau tren kesehatan terkait gula darah secara mandiri dan praktis.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: