Harga Komponen Memori Meroket, Smartphone Generasi Mendatang Diprediksi Akan Lebih Mahal
Kredit Foto: Ist
Industri ponsel pintar saat ini tengah menghadapi tantangan besar akibat lonjakan harga komponen memori seperti DRAM dan NAND.
Tingginya permintaan pasar yang dipicu oleh adopsi teknologi AI masif membuat harga komponen tersebut mencapai level tertinggi.
Kondisi ini memicu peringatan dari pendiri Nothing, Carl Pei, mengenai potensi kenaikan harga perangkat baru.
Ia menyatakan bahwa ponsel pintar generasi mendatang akan dibanderol lebih mahal dibandingkan model sebelumnya.
Selain masalah memori, biaya produksi diperkirakan akan semakin membengkak akibat penggunaan chipset generasi terbaru dari Qualcomm.
Chipset yang dikenal dengan nama Snapdragon 8 Gen 6 Pro ini diprediksi memiliki harga pabrikan yang jauh lebih tinggi.
Berdasarkan bocoran dari leaker Digital Chat Station di platform Weibo, chipset dengan kode SM8975 ini akan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2nm oleh TSMC.
Meskipun menggunakan basis fabrikasi yang sama dengan varian standar, model Pro ini akan dilengkapi dengan fitur yang lebih canggih.
Snapdragon 8 Gen 6 Pro dikabarkan akan membawa dukungan RAM tipe LPDDR6 serta GPU berperforma penuh dengan cache yang lebih lengkap.
Arsitektur CPU generasi ketiga dengan konfigurasi inti 2+3+3 juga dijanjikan akan hadir pada komponen ini.
Inovasi tersebut diklaim mampu memberikan efisiensi daya yang lebih baik serta mengurangi panas saat penggunaan berat.
Dengan spesifikasi ini, perangkat dapat menawarkan performa yang stabil dalam waktu lama tanpa mengalami throttling.
Keunggulan teknis ini menjadi alasan utama mengapa harga jual perangkat kelas atas diprediksi akan mengalami penyesuaian signifikan.
Hingga saat ini, informasi resmi mengenai detail harga dan jadwal rilis perangkat dengan chipset ini masih sangat terbatas.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: