Kredit Foto: Dok. KKP
Plt. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud, mengungkapkan pabrik es dan cold storage di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) akan meningkatkan kesejahteraan nelayan sejalan dengan visi ekonomi biru dan ketahanan pangan nasional.
Sehingga Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan pengelolaan rantai dingin berjalan secara profesional dengan menyelenggarakan bimbingan teknis pengelolaan usaha rantai dingin yang efisien dan berkelanjutan di lokasi KNMP kepada pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Baca Juga: Menteri Trenggono Tekankan Lokasi Pembangunan KNMP di Papua Harus Berbasis Aktivitas Nelayan
Lebih lanjut, KKP juga berkomitmen menjaga mutu dan kualitas produk selama proses produksi, penyimpanan, distribusi dan pemasaran di unit usaha hilir hasil perikanan.
"Pengelolaan pascapanen yang berfokus mutu dan kualitas selama proses produksi-pemasaran, menjadikan produk perikanan memiliki daya saing dan nilai tambah tinggi," terang Machmud, dikutip dari siaran pers KKP, Kamis (12/2).
Machmud memastikan KKP turut memfasilitasi penyediaan sarana dan prasarana rantai dingin terintegrasi, meliputi penyediaan gudang beku atau cold storage portabel, pabrik es, kendaraan berpendingin, serta cool box yang bertujuan untuk menjaga mutu dan kualitas hasil tangkapan nelayan sejak pasca panen hingga ke tangan konsumen.
Melalui Bimtek, dia berharap pengelola KNMP mendapatkan pembelajaran strategis untuk memperkuat kapasitas pengelolaan sistem rantai dingin berjalan secara efisien, dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, sarana yang tersedia tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas, tetapi juga sebagai instrumen penciptaan nilai tambah dan peningkatan kesejahteraan nelayan.
Ke depan, untuk bimbingan teknis dan pendampingan lebih lanjut di lapangan akan terus dilakukan dengan melibatkan Kementerian Koperasi. "Kami menyadari keberhasilan rantai dingin tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan infrastruktur, tetapi terutama oleh kualitas pengelolaan usaha," tuturnya.
Senada, Direktur Pemberdayaan Usaha Ditjen PDS, Catur Sarwanto menyebut Bimtek kali ini sebagai bagian dari percepatan dari program KDMP dan KNMP. Dikatakannya, 350 peserta Bimtek merupakan para pengurus KDMP hingga Kepala Dinas Kabupaten/Kota di 65 lokasi yang telah menerima sarana dan prasarana rantai dingin seperti kendaraan berpendingin serta cold storage.
"Bimtek ini merupakan pembekalan kepada para pengurus koperasi yang akan mengelola sarana dan prasarana sistem rantai dingin di KNMP," tutur Catur.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: