Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ikut Pelemahan Nasdaq, Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini (13/2) Turun ke US$65.000!

Ikut Pelemahan Nasdaq, Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini (13/2) Turun ke US$65.000! Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga bitcoin kembali melemah pada perdagangan di Jumat (13/2). Ia turun mendekati level terendah pekan lalu, menghapus hampir seluruh kenaikan yang sempat tercatat dalam beberapa hari terakhir.

Dikutip dari Coinmarketcap, harga bitcoin sempat turun dan diperdagangkan kembali dalam kisaran US$65.000. Pelemahan aset kripto ini terjadi seiring tekanan di pasar saham teknologi global, khususnya di Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Harga Bitcoin (BTC) Turun, Michael Saylor: Kami Akan Terus Beli Selamanya!

Pergerakan harga bitcoin kali ini mencerminkan aksi jual di Nasdaq Composite. Ia tertekan oleh kekhawatiran investor terhadap valuasi saham teknologi yang dinilai terlalu mahal.

Sentimen negatif muncul di tengah meningkatnya perdebatan mengenai dampak pesat perkembangan kecerdasan buatan (AI), terutama kemampuan agen akal imitasi dalam menulis kode yang dinilai semakin maju. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa model bisnis sejumlah perusahaan perangkat lunak dapat terdampak secara struktural.

Ahli Strategi Makro, Jim Bianco menilai tekanan dalam sektor teknologi kembali memburuk. Saham perangkat lunak kembali mengalami tekanan hari ini dan kripto seharusnya dilihat sebagai bagian dari ekosistem yang sama.

“Jangan lupa, ada jenis perangkat lunak lain, yakni ‘uang yang dapat diprogram’, yaitu kripto. Pada dasarnya, ini adalah hal yang sama,” ujarnya.

Pandangan tersebut memperkuat persepsi pasar bahwa pergerakan bitcoin semakin berkorelasi dengan saham teknologi, terutama pada periode volatilitas tinggi. Ketika tekanan melanda sektor teknologi, aset kripto cenderung ikut terseret, meski memiliki karakteristik dan narasi investasi yang berbeda.

Baca Juga: Walah, Ternyata Ini Penyebab Anjloknya Harga Bitcoin (BTC) Pekan Lalu!

Bagi Indonesia, kondisi ini menunjukkan bahwa dinamika bitcoin tidak lagi berdiri sendiri, melainkan sangat dipengaruhi sentimen global terhadap sektor teknologi dan perkembangan akal imitasi yang berpotensi menjaga volatilitas tetap tinggi dalam jangka pendek.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: