Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Timur Tengah Berguncang, Ada Ambisi Israel di Balik Larangan Kepemilikan Senjata Nuklir Iran

Timur Tengah Berguncang, Ada Ambisi Israel di Balik Larangan Kepemilikan Senjata Nuklir Iran Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memaparkan syarat-syarat yang ia nilai mutlak harus dipenuhi dalam setiap kesepakatan dari Iran dan Amerika Serikat (AS). Ia menegaskan bahwa tak boleh ada pengembangan senjata nuklir yang dilakukan oleh Teheran.

Dikutip dari Aljazeera, Netanyahu menyatakan skeptis terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan dari Iran-AS. Namun, ia mengungkapkan tbahwa perjanjian apa pun harus mencakup sejumlah elemen kunci, salah satunya pembongkaran infrastruktur nuklir dari Iran.

Baca Juga: Jelang Rapat Lanjutan Amerika Serikat-Iran, Begini Nasib Harga Minyak Hari Ini (16/2)

“Yang pertama, seluruh material uranium yang telah diperkaya harus keluar dari Iran,” kata Netanyahu.

Iran selanjutnya tidak boleh lagi memiliki kemampuan pengayaan uranium. Menurut Netanyahu, hal ini tidak cukup hanya dengan menghentikan proses pengayaan, melainkan harus membongkar peralatan dan infrastruktur yang memungkinkan pengayaan dilakukan sejak awal.

“Bukan sekadar menghentikan pengayaan, tetapi membongkar peralatan dan infrastruktur yang memungkinkan pengayaan itu sendiri,” ujar Netanyahu.

Syarat ketiga yang disorotinya adalah penyelesaian isu program rudal balistik dari Iran. Netanyahu juga menekankan pentingnya inspeksi berkelanjutan dan ketat terhadap program nuklir dari Teheran. Ia menegaskan bahwa mekanisme pengawasan harus bersifat nyata dan efektif.

Baca Juga: China Ikut Jadi 'Target' Rencana Serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran

“Harus ada inspeksi yang sesungguhnya, inspeksi substansial, bukan inspeksi dengan waktu pemberitahuan terlebih dahulu, melainkan pengawasan yang efektif untuk semua hal tersebut,”

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: