Diam-diam Kirim Utusan, China Akhirnya Tegaskan Posisinya Dalam Perang Rusia-Ukraina
Kredit Foto: Istimewa
China menegaskan komitmen serta posisinya dalam menanggapi perang dari Rusia dan Ukraina. Beijing diketahui dapat menjadi kunci dalam mendorong perdamaian dari kedua negara menyusul posisinya yang merupakan mitra strategis dari Moskow.
Menteri Luar Negeri China Wang Yi menegaskan kembali komitmennya untuk mendorong perundingan damai terkait konflik Ukraina. Ia menyatakan posisi negaranya konsisten dan jelas, yakni seluruh konflik regional harus diselesaikan melalui dialog dan konsultasi, termasuk krisis Ukraina.
Baca Juga: Raksasa Eropa, Jepang dan China Berebut Proyek Hijau Danantara Indonesia
“Kontribusi China terletak pada mendorong perdamaian dan memfasilitasi dialog,” ujar Wang, dikutip dari Xinhua.
Wang mengatakan pihaknya telah mengirimkan utusan khusus untuk melakukan mediasi dan terus mendorong semua pihak melalui berbagai jalur diplomatik agar segera mencapai gencatan senjata dan kembali ke meja perundingan.
Wang menyebut perkembangan terbaru cukup menggembirakan, seiring kembalinya dialog antar pihak terkait, dengan pembahasan yang mulai menyentuh isu-isu substantif dari krisis dari Ukraina.
Meski medikian, ia mengakui masih terdapat perbedaan pandangan yang besar dan perdamaian tidak dapat dicapai dalam waktu singkat. Wang juga menekankan bahwa dialog berkelanjutan merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian jangka panjang.
Baca Juga: China Ikut Jadi 'Target' Rencana Serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran
“Tanpa dialog yang berkesinambungan, kesepakatan damai tidak akan tercapai dengan sendirinya,” kata Wang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: