Kredit Foto: Cita Auliana
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, mengatakan pembayaran utang kereta cepat akan menggunakan APBN. Dan hingga sekarang proses negosiasi masih berlangsung dengan BPI Danantara sebagai perwakilan.
Untuk diketahui, utang proyek Whoosh saat ini mencapai 7,3 miliar dolar AS atau setara Rp116 triliun. Sebagian besar utang tersebut berasal dari pinjaman luar negeri, terutama China Development Bank (CDB).
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: