Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Suku Bunga Kredit Baru Turun 40 basis poin, BI Minta Perbankan Lebih Agresif

Suku Bunga Kredit Baru Turun 40 basis poin, BI Minta Perbankan Lebih Agresif Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K

Pada minggu pertama Februari 2026, insentif KLM yang diterima perbankan mencapai Rp427,5 triliun. Rinciannya, Rp357,9 triliun disalurkan melalui lending channel dan Rp69,6 triliun melalui interest rate channel.

Berdasarkan kelompok bank, insentif KLM disalurkan kepada bank BUMN sebesar Rp207,1 triliun, bank umum swasta nasional (BUSN) Rp184,8 triliun, bank pembangunan daerah (BPD) Rp28,5 triliun, dan kantor cabang bank asing (KCBA) Rp7,1 triliun.

Di sisi dana, suku bunga deposito satu bulan tercatat turun 68 bps dari 4,81% pada Januari 2025 menjadi 4,13% pada Januari 2026. Namun, BI menilai penurunan tersebut masih perlu diikuti transmisi lebih lanjut ke suku bunga kredit.

Baca Juga: BI Siapkan Uang Tunai Rp185,6 Triliun untuk Kebutuhan Lebaran

Perry juga menyoroti praktik pemberian special rate kepada deposan besar yang masih mencapai 26,42% dari total dana pihak ketiga (DPK). Menurutnya, pengurangan porsi special rate perlu terus dilanjutkan agar penurunan suku bunga dana dapat diteruskan ke kredit.

“Penurunan suku bunga dana tersebut juga perlu makin ditransmisikan ke penurunan suku bunga kredit perbankan,” tuturnya.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: