Kredit Foto: Istimewa
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Dony Oskaria, mengungkapkan pembangunan hunian tetap (huntap) di Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, merupakan harapan baru bagi perekonomian dan mental Sumatera Barat (Sumbar) pascabencana.
Groundbreaking pembangunan huntap ini dilakukan pada Kamis (19/2/2026) yang menjadi bagian dari strategi pemulihan menyeluruh bagi masyarakat terdampak bencana. Tak hanya menyediakan tempat tinggal, namun juga memperkuat kondisi ekonomi dan sosial daerah.
"Huntap ini bukan sekadar rumah. Ini adalah simbol kebangkitan ekonomi dan mental. Sumbar harus bangkit. Kita pernah berada di posisi terbaik, dan hari ini justru berada di posisi dua terburuk secara nasional,” ujar Dony Oskaria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), dikutip dari ANTARA, Jumat (20/2).
Dony menjelaskan pertumbuhan ekonomi di Sumbar kini berada di angka 3,5 persen dengan inflasi mencapai 6 persen. Kondisi ini perlu penanganan sehingga menghindari persoalan sosial.
Baca Juga: Danantara Patikan Kerja Sama PERMINAS dan New Energy Metals Dorong Hilirisasi
Sementara untuk pembangunan hunian sementara (huntara), Danantara hingga kini telah menyelesaikan pembangunan 1.368 unit. Rinciannya yaitu dengan 1.075 unit berlokasi di Aceh, 200 unit di Sumatera Utara (Sumut), dan 123 unit di Sumbar.
"Dan setelah kami serah terimakan kepada pemerintah setempat, sebagian besar sudah dihuni, sudah ditempati, yaitu 600 unit," ujar Donny dalam rakor Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatra, di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Rabu (18/2).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya