Kredit Foto: WE
Penguatan kemampuan manajemen menjadi perhatian utama agar koperasi dapat beroperasi secara berkelanjutan. Pemerintah melihat kapasitas pengurus sebagai faktor penentu keberhasilan program.
Kunjungan kerja dilakukan di wilayah Kabupaten Malang sebagai bagian dari upaya mempercepat implementasi program. Daerah tersebut dipilih karena dianggap memiliki kesiapan kelembagaan yang cukup baik.
Salah satu koperasi yang ditinjau adalah KKMP Candirenggo yang disiapkan menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok. Koperasi ini juga diharapkan menjadi motor kegiatan ekonomi masyarakat sekitar.
Unit usaha koperasi dirancang berfokus pada perdagangan ritel bahan pokok dan distribusi LPG. Model bisnis tersebut diharapkan mampu menciptakan arus pendapatan yang stabil.
Selain usaha utama, koperasi juga akan memanfaatkan fasilitas gudang distribusi yang telah tersedia. Berbagai layanan jasa tambahan direncanakan untuk memperluas kegiatan ekonomi.
Secara kelembagaan, koperasi telah memiliki legalitas yang lengkap sehingga siap beroperasi secara resmi. Fasilitas berupa gerai dan gudang distribusi juga telah selesai dibangun.
Dari sisi administrasi, rekening operasional koperasi sudah aktif sehingga kegiatan usaha dapat segera dijalankan. Hal ini menjadi indikator kesiapan awal sebelum operasional penuh dimulai.
Meski demikian, koperasi masih berada dalam tahap aktivasi karena sejumlah sarana pendukung belum tersedia. Perlengkapan seperti furnitur dan kendaraan distribusi masih dalam proses pengadaan.
Selain itu, serah terima bangunan koperasi kepada pengurus masih menunggu penyelesaian dokumen administrasi. Proses tersebut menjadi syarat sebelum kegiatan usaha berjalan sepenuhnya.
Ke depan koperasi juga akan melayani distribusi LPG tiga kilogram serta layanan keuangan berbasis agen bank. Operasional terbatas direncanakan berlangsung sebelum koperasi berfungsi penuh sebagai pusat distribusi pangan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat