Kredit Foto: Yayasan Indonesia Setara (YIS)
“Kami mendorong ekonomi yang inklusif dan produktif, meningkatkan kemandirian pangan, serta memastikan UMKM desa mendapatkan kesempatan dan manfaat nyata,” kata Dena.
Ia memaparkan sejumlah program daerah yang selaras dengan program dari Desa Emas. GASIK (Gerakan Start-Up Inovatif & Kompetitif) dan Lokal Go Viral misalnya yang mendorong usaha lokal untuk penguatan branding dan pemasaran digital.
Baca Juga: Lewat Sundown Markette Festival Ramadan, Bank Raya Dukung Digitalisasi UMKM
Adapun Program MADU’E yang hadir guna mendorong produk unggulan daerah menembus pasar ekspor. Pemerintah daerah juga menyediakan pendampingan perizinan nomor induk berusaha gratis, bantuan modal serta fasilitas dari Sentra Industri Kecil dan Menengah (SIKIM).
Manfaat Program Desa Eams sendiri dirasakan langsung oleh pengusaha lokal. Anggota Kelompok Wanita Tani Mulya Mukti, Aulia Putri menyebut pelatihan tersebut membantu usaha lokal berinovasi, mulai dari kualitas produk, rasa, kemasan hingga strategi pemasaran.
“Kegiatan ini sangat seru dan menyenangkan. Semoga usaha kami semakin berkembang,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan dari Kelompok Wanita Tani Seruni, Memi yang menilai pelatihan terkait memberikan pengetahuan penting untuk meningkatkan kualitas produk hampers agar lebih menarik dan kompetitif.
Workshop ini diikuti usaha lokal dari berbagai sektor, mulai dari pengolahan mangga, hasil tani, perikanan, hingga pemasaran produk hilirisasi yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Majalengka.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar