Kredit Foto: INOTEK Foundation
INOTEK Foundation Bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) dan Pemkab Kebumen menggelar Program Desa EMAS 2025 di Aula Desa Lajer, Dukuh Kademagan Ambal, Kabupaten Kebumen pada Selasa (7/4/2026).
Kegiatan yang diikuti puluhan warga itu meliputi workshop pemintalan bahan baku pelepah pisang hingga merangkainya menjadi kerajinan tangan.
Baca Juga: Bank Sampoerna Himpun DPK Rp13,44 Triliun, Kredit UMKM Capai 57,16%
Dalam sesi tersebut, hadir Siswanto, pelaku usaha sukses kerajinan berbahan baku pelepah pisang. ASN Kecamatan Alian, Kebumen itu membuktikan limbah pelepah pisang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Di sela kesibukannya, dirinya mengelola usaha sampingan sebagai koordinator dan pengepul bahan baku pelepah pisang kering. Dalam sesi motivasi ini, Siswanto berbagi kisah inspiratif tentang awal mula merintis usaha kerajinan pelepah pisang hingga berhasil meraih pendapatan tambahan yang melampaui UMR Kebumen.
Keuntungan tersebut kini menjadi penopang kebutuhan sehari-hari hingga biaya pendidikan anak-anaknya. Usai sharing session, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Perhitungan HPP dan Kelola Keuangan.
Selanjutnya, workshop Fotografi dan Optimasi AI untuk Menghasilkan Foto Produk Profesional serta Workshop Optimasi Sosial Media Untuk Pemasaran.
Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari praktik pemintalan serat pelepah pisang. Materi workshop mencakup pengenalan bahan baku, teknik pemotongan pelepah kering, hingga prosedur penggunaan alat pemintal.
Menariknya, hasil karya sebanyak 21 peserta dari sesi sebelumnya sudah berhasil menghasilkan tali pelepah pisang dengan total 97,3kg. Hasil tali pelepah pisang tersebut kemudian langsung dibeli oleh offtaker Agrominafiber, sehingga manfaat ekonomi dari pelatihan ini dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
"Tujuan kegiatan ini adalah menciptakan Mindset Entrepreneur, bahwa setiap hal yang ada di sekitar kita bisa jadi cuan bila diolah dengan baik," ungkap Sandiaga Uno pada Selasa (14/4/2026).
Berbekal pelatihan, lanjutnya, masyarakat diharapkan mampu merencanakan usaha dengan baik dengan target yang jelas. Memiliki perhitungan dalam mengambil keputusan, khususnya dalam keuangan serta promosi produk.
Baca Juga: UMKM Naik Kelas, Mendag Pastikan Dukungan Ekspor Berkelanjutan
"Terpenting adalah fokus membangun usaha berkelanjutan dan bisnis jangka Panjang," jelasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement