Kredit Foto: Mandiri Sekuritas
Optimisme terhadap penguatan Indeks Harga Saham Gabungan kembali meningkat seiring proyeksi pelaku pasar bahwa indeks saham Indonesia berpeluang melanjutkan kenaikan. Target level psikologis 9.000 dinilai semakin realistis apabila momentum pasar terus terjaga.
Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, menilai tren kenaikan IHSG menunjukkan arah yang positif. Ia memandang kondisi pasar saat ini belum mengarah pada risiko penurunan besar.
"Saya sih nggak mikir the worst scenario, karena saya yakin kita (pasar modal Indonesia) tetap maju, kita tetap naik," ujar Oki dikutip dari ANTARA, Rabu (25/2/2026).
Menurut Oki, pencapaian level 9.000 bukan target yang berlebihan apabila kondisi fundamental tetap stabil. Ia menilai peluang tersebut terbuka selama tidak ada gangguan besar dari faktor eksternal.
"It's just a matter of time (IHSG). Kira-kira ada katalis yang memungkinkan kita (pasar modal Indonesia) nggak naik ke atas nggak?" ujar Oki. Ia menilai kenaikan hanya menunggu waktu yang tepat.
Pada penutupan perdagangan terakhir, IHSG menguat 41,40 poin atau sekitar 0,50 persen. Indeks tercatat berada di level 8.322,23 dan masih menunjukkan tren kenaikan.
Pergerakan tersebut memperlihatkan adanya minat investor yang tetap terjaga. Stabilitas pasar dinilai menjadi salah satu faktor pendukung.
Oki menilai kekuatan pasar modal Indonesia ditopang kondisi ekonomi yang relatif stabil. Faktor makroekonomi dinilai masih memberikan dukungan yang kuat.
Menurutnya, fundamental ekonomi nasional menjadi salah satu keunggulan dibandingkan sejumlah negara berkembang lainnya. Stabilitas tersebut membantu menjaga kepercayaan investor.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: