Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Daftar 4 Kapal Pertamina di Zona Merah Konflik Timur Tengah

Daftar 4 Kapal Pertamina di Zona Merah Konflik Timur Tengah Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Pertamina International Shipping (PIS) bergerak cepat. menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah.

PIS melakukan pemantauan intensif selama 24 jam penuh, untuk memastikan keselamatan kru kapal dan puluhan pekerja di zona merah.

Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan, fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan keselamatan nyawa para pekerja, serta keamanan operasional armada di jalur strategis tersebut.

"Kondisi para pekerja dan keluarga PIS Middle East saat ini dipastikan dalam kondisi aman, dan perusahaan terus memantau situasi di Dubai," ujar Vega lewat keterangan tertulis, Senin (2/3/2026).

Vega menambahkan, para pekerja PIS di Dubai juga telah diminta mengikuti arahan Kedutaan Besar Indonesia.

"Para pekerja kami juga mengikuti imbauan Kedutaan Besar Indonesia di sana untuk terus meningkatkan kewaspadaan, lapor diri, dan menghubungi hotline KBRI maupun KJRI jika terjadi situasi kedaruratan," lanjutnya.

Daftar 4 Kapal PIS di Zona Konflik

Berdasarkan data terbaru, terdapat empat kapal milik PIS yang saat ini tengah beroperasi di area Timur Tengah. Rinciannya:

- Kapal Gamsunoro: Sedang proses loading di Khor al Zubair, Irak.

- Kapal Pertamina Pride: Sedang berlabuh di Ras Tanura, Arab Saudi (selesai loading).

- Kapal PIS Rinjani: Sedang berlabuh di Khor Fakkan, Uni Emirat Arab (UEA).

- Kapal PIS Paragon: Sedang proses discharge di Oman.

Dua dari empat kapal tersebut, yakni Pertamina Pride (Ship Management NYK) dan Gamsunoro (Synergy Ship Management), dilaporkan masih berada di dalam area teluk yang memiliki risiko tinggi.

Upaya Keluar dari Area Teluk

PIS tidak tinggal diam. Perusahaan secara proaktif berkoordinasi dengan pengelola kapal (Ship Management) serta otoritas maritim setempat, untuk meningkatkan level kewaspadaan.

"Sambil terus mengikuti perkembangan selama 24/7, kedua kapal kami upayakan bisa segera keluar dari area teluk," terang Vega.

PIS berkomitmen terus memantau dinamika keamanan di kawasan tersebut, demi menjamin keamanan distribusi energi tanpa mengabaikan aspek keselamatan kru.

Baca Juga: Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG Aman di Tengah Konflik Timur Tengah

Komunikasi intensif juga terus dijalin dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI Abu Dhabi, dan KJRI Dubai.

Informasi lebih lanjut mengenai situasi di lapangan akan disampaikan secara berkala oleh perusahaan. (*)

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus

Bagikan Artikel: